Putraindonews.com, Jakarta - Ikatan Media Online (IMO) Indonesia mengapresiasi Bursah Zarnubi selaku Ketua Umum terpilih Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) untuk periode 2025-2030 dalam Munas VI Apkasi yang digelar di Minahasa Utara, Jumat, 30 Mei 2025.
Ketua Umum IMO Indonesia Yakub F. Ismail menilai terpilihnya Bursah Zarnubi merupakan momentum baru bagi Apkasi untuk menatap masa depan ekonomi dan pembangunan di daerah.
Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi Masyarakat"Dalam menghadapi dinamika global utamanya tantangan nasional pascapandemi, maka Apkasi memiliki PR besar untuk mendorong kembali kemajuan di sektor ekonomi dan pembangunan untuk lima tahun ke depan," kata Yakub di Jakarta, Minggu (1/6).
Ia mengatakan tantangan pertama ialah penguatan ekonomi daerah yang diharapkan dapat menjadi agenda utama.
Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat"Pemerintah kabupaten menghadapi tantangan dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi lokal tangguh dan berkelanjutan, khususnya di sektor pertanian, UMKM, dan pariwisata berbasis potensi lokal," ujarnya.
Kedua, kata dia, yang tidak kalah genting adalah kesenjangan pembangunan baik pusat dan daerah juga antarwilayah yang hingga sekarang masih menjadi problem serius.
Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya Triliunan"Karenanya, Apkasi perlu menyusun strategi efektif untuk mendorong pemerataan infrastruktur dasar serta digital di tiap kabupaten. Teristimewa untuk kabupaten-kabupaten yang masuk kategori tertinggal (3T)," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa tantangan ketiga yang perlu dijadikan atensi bersama di kepengurusan baru ini ialah adanya keterbatasan fiskal daerah ditambah kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.
Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan Karhutla"Tantangan pemangkasan anggaran pemerintah pusat ini mau tidak mau memaksa setiap daerah agar kreatif dalam memutar otak. Diperlukan strategi peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) serta optimalisasi belanja yang berpihak pada program strategis dan padat karya," tandasnya.
"Keempat adalah harmonisasi regulasi dan penyederhanaan perizinan seabgai kunci agar investasi dapat dengan mudah masuk ke daerah-daerah untuk menggeliatkan ekonomi dan pembangunan di daerah," urainya.
Apkasi Sebagai Fasilitator dan Mitra Strategis Pemerintah
Ia menyakini bahwa Apkasi akan terus berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah pusat sekaligus menjadi fasilitator bagi anggota dalam memperkuat kapasitas tata kelola pemerintahan daerah menuju kabupaten yang berdaya saing dan sejahtera.
Baca JugaMNC Bank Angkat Bicara Soal Nasabah Susah Tarik UangIa juga mengatakan bahwa IMO-Indonesia siap menjadi mitra strategis Apkasi dalam mengangkat serta mempromosikan seluruh potensi lintas sektor di 416 Kabupaten se-Indonesia.
"Kami memiliki ratusan jejaring media yang terafiliasi langsung dengan organisasi. Untuk itu, kami melihat ini akan menjadi peluang besar antara IMO-Indonesia dan Apkasi dalam menjalin sinergi dan kolaborasi membangun daerah," pungkasnya. Red/HS
Baca JugaRicuh Penolakan Konser Andrea Bocelli di JIExpo