Putraindonews.com, Jakarta – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudi Mas’ud memon maaf kepada Sultan Kutai Kartanegara, Ing Martadipura, Aji Muhammad Arifin.
Momen permohonan maaf itu berlangsung saat Rudi berinisiatif mendatangi Kedaton Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Kamis (15/1).
Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi MasyarakatPertemuan tersebut juga menjadi momentum untuk meluruskan kesalahpahaman soal posisi duduk Sultan yang sempat viral di media sosial dalam agenda kenegaraan di Balikpapan.
Dalam keterangannya, Rudi Mas’ud mengatakan bahwa kehadirnnya ke Kedaton adalah wujud penghormatan pemerintah terhadap institusi kesultanan.
Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah RakyatHal itu berkaitan dengan insiden dalam koordinasi protokoler dan berjanji akan melakukan perbaikan menyeluruh.
"Kami datang untuk meluruskan persoalan dan memohon arahan langsung dari Sultan. Kami memegang teguh prinsip 'di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung'. Peristiwa ini menjadi bahan introspeksi serius bagi seluruh jajaran pemerintah daerah," kata Rudi Mas’ud. Red/HS
Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya Triliunan