Putraindonews.com, Jakarta – Pihak Israel melarang umat Islam melaksanakan Shalat Idul Fitri di kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur.
Pelarangan tersebut seiring alasan keamanan di tengah perang dengan Iran.
Baca JugaTrump Kembali Tebar Ancaman Andai Republik Kalah di Pemilu Sela 2026Kendati begitu, warga Palestina pada Jumat menyerukan kaum Muslim untuk berkumpul di Kota Tua untuk melaksanakan shalat Idul Fitri sedekat mungkin dengan Al-Aqsa yang menjadi penanda berakhirnya bulan puasa Ramadhan.
Sebelumnya, polisi Israel dilaporkan menggunakan pentungan, granat kejut dan gas air mata terhadap warga Palestina yang melaksanakan shalat di luar tembok Kota Tua, sebagai bentuk protes atas penutupan Al-Aqsa selama Ramadhan.
Baca JugaJenderal Zhang Shengmin Dipromosi ke Puncak Kekuasaan Militer ChinaYerusalem Timur yang diduduki memasuki masa hari raya dalam suasana muram, serta kawasan Kota Tua yang biasanya dipadati warga Palestina menjelang Idul Fitri tampak sepi, menyerupai kota mati.
Israel membatasi akses dengan alasan larangan berkumpul, sementara pedagang Palestina dilarang membuka toko mereka. Hanya apotek dan toko bahan pokok yang diizinkan beroperasi. Red/HS
Baca JugaAmerika Kirim 10 Pesawat Militer ke Israel