Putraindonews.com, Sulsel - Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar walillahil hamd. Allah Maha Besar dan bagi Allah segala pujian.
Gema takbir, tahlil, dan tahmid berkumandang dari menara Masjid Ashabul Jannah, sejak subuh. Masjid di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusarsip) Provinsi Sulawesi Selatan, Jalan Sultan Alauddin, Talasalapang, Makassar itu, mengadakan sholat Ied perdana pada Sabtu, 21 Maret 2026, bertepatan dengan 1 Syawal 1447 Hijriah.
Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah RakyatSuara kumandang takbir, tahlil, dan tahmid itu, bukan cuma keluar dari toa menara masjid, tetapi juga dari speaker yang dipasang khusus menghadap ke jalan raya.
Sehingga suasana perayaan Hari Raya Idulftri, sangat terasa, menyambut jamaah yang datang di hari kemenangan.
Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya TriliunanBukan cuma staf dan pustakawan Dispusarsip Provinsi Sulawesi Selatan, tetapi juga warga di sekitar Talasalapang, security kantor, dan penggiat literasi.
Antara lain tampak di antara jamaah sholat Ied, Mohammad Hasan Sijaya, Pustakawan Ahli Utama (Pustama), Andi Irawan Bintang, Pustama, dan Nasyidah (Pustama).
Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan KarhutlaJuga tampak di antara jamaah, Andi Ilham Gazaling (Arsiparis Utama), dan Rusdin Tompo, penulis, penggiat literasi dan Koordinator Satupena Sulawesi Selatan.
Khatib sholat Ied perdana di Masjid Ashabul Jannah adalah ustaz Ambo Ako, S.Ag, M.Pd.I, sedangkan yang bertindak sebagai imam, yakni Syamsul Bahri, S.Pd.I.
Baca JugaMNC Bank Angkat Bicara Soal Nasabah Susah Tarik UangKhatib dalam khotbahnya menyampaikan bahwa Hari Raya Idulfitri merupakan momen mempererat persatuan, dan persaudaraan.
Ambo Ako mengajak jamaah yang hadir untuk lebih menyamakan pandangan dan menyatukan langkah. Sebab, bila kita bersatu akan lebih kuat.
Baca JugaRicuh Penolakan Konser Andrea Bocelli di JIExpoIdulfitri juga merupakan momen untuk lebih membangun kepekaan dan kepedulian sosial. Jangan lagi, imbuhnya, ada jurang pemisah antara kaya dan miskin.
Ibadah puasa Ramadan selama sebulan penuh telah mengajarkan kita akan pentingnya solidaritas sosial.
Baca JugaHadapi Cuaca Ekstrem, Polres Blitar Kota Gelar Apel Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi 2026Untuk itu, khatib mengajak jamaah untuk selalu menyambung silaturahmi, kunjung-mengunjungi, dan saling memaafkan.
Ketua Pengurus Masjid Ashabul Jannah, Syamsuddin, menyampaikan, sebelumnya pihaknya telah menginfokan rencana pelaksanaan sholat Ied tersebut.
Baca JugaAntisipasi Pengamanan, Sebanyak 20 Ribu Lebih Pasukan Dikerahkan ke JakartaPenyampaian yang disebarkan melalui medsos dan grup WhatsApp itu, ditandatangani oleh Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan, Prof Dr Muhammad Jufri, M.Si, M.Psi, Psikolog.
Dalam penyampaiannya, diimbau agar staf yang tidak mudik hadir untuk melaksanakan sholat Idulfitri bersama-sama.
Baca JugaDukung Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil 0808/15 Gandusari Dampingi Petani Panen Cabai Di Desa SemenDiharapkan, pelaksanaan sholat Ied berjamaah ini akan mempererat tali silaturahmi, menumbuhkan rasa kebersamaan, serta memperkuat semangat kekeluargaan di antara kita semua.
Setelah sholat Ied, jamaah bersalam-salaman, dan saling memaafkan. Setelah itu lanjut makan bersama dengan menu khas Lebaran. Red/MB
Baca JugaMutasi Besar-Besaran Sejumlah Perwira Polri di Tengah Isu Penangkapan par Jenderal