Putraindonews.com, Jakarta – Imbas dari musim kemarau panjang di Indonesia membuat sejumlah wilayah mengalami kekeringan, termasuk wilayah DKI Jakarta.
Menyikapi situasi ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk hemat air.
Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi MasyarakatKepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat mengatakan, berdasarkan informasi dan peringatan dini kekeringan meteorologis BMKG Dasarian II September 2026, seluruh wilayah DKI masuk dalam pemantauan kekeringan.
“Seluruh wilayah DKI Jakarta saat ini masuk dalam pemantauan kekeringan, dengan wilayah yang berada pada level AWAS meliputi Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Utara, dan Jakarta Selatan,” ungkap Marulitua dikutip Kumparan, Minggu (13/9).
Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat“Masyarakat juga kami imbau untuk menghemat penggunaan air, menggunakan air secara bijak, dan menyiapkan cadangan air untuk kebutuhan penting,” sambungnya.
Selain itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di tengah kondisi kering.
Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya Triliunan“Pada kondisi kering seperti sekarang, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dan menghindari pembakaran sampah maupun lahan,” tandasnya. Red/HS