Putraindonews.com, Jakarta – Masyarakat pecinta dan penikmat astronomi jangan sampai melewatkan satu momen menarik yakni parade planet di penghujung Februari 2026.
Fenomena tersebut ditandai dengan kesejajaran enam planet yang akan menghiasi langit malam dan dapat disaksikan dari berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia.
Baca JugaLagi, Ratusan Siswa di Bogor Diduga Keracunan MBGMerkurius, Venus, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus akan tampak berada dalam satu kawasan langit yang sama. Meskipun terpisah jutaan hingga miliaran kilometer, penampakannya dari Bumi seolah-olah planet-planet tersebut berjejer dalam satu garis lurus.
Menurut NASA, parade planet terjadi akibat variasi kecepatan dan radius orbit masing-masing planet. Kesejajaran ini adalah fenomena perspektif semata dan tidak mencerminkan posisi fisik planet sebenarnya.
Baca JugaMoeldoko Sarankan Keistimewaan Bebas Gage Bagi Mobil Listrik DicabutAplikasi Star Walk merekomendasikan pengamatan ke arah barat, dengan area pandang bebas dari penghalang. Selain cuaca cerah, ketinggian objek juga penting. Planet akan lebih mudah dikenali tanpa alat bantu jika berada minimal 10 derajat di atas horizon.
Venus dan Jupiter akan menjadi objek paling terang, diikuti Saturnus yang tampak seperti titik kuning stabil. Untuk melihat Uranus dan Neptunus, diperlukan teleskop atau teropong. Merkurius akan sulit dilihat karena posisinya rendah di dekat cakrawala.
Baca JugaMenlu Singapura Kunjungi Indonesia di Tengah Memanasnya Hubungan Indonesia-SingapuraPuncak fenomena ini diperkirakan terjadi pada hari Sabtu, 28 Februari 2026. Bagi wilayah Jakarta dan sekitarnya, parade planet dapat disaksikan mulai pukul 18.13 WIB. Jendela waktu pengamatan sekitar 30 hingga 60 menit setelah matahari terbenam. Red/HS