JAKARTA | Hampir delapan bulan kita diberikan ujian atas Pandemi COVID-19 yang meluluh lantakan Sendi-sendi perekonomian dunia, Indonesia dan khususnya UMKM. Ujar Raden Tedy Ketua Lembaga Pengembangan Usaha Kadin Indonesia, minggu 01/11/20 di Jakarta.
Yakinlah bahwa "Tuhan tidak akan memberikan ujian pada kita, yang tidak mampu kita selesaikan."
Baca JugaKarya Bakti TNI Peduli Sampah, Kodim 0508 Depok Gandeng Pemkot dan Warga Bersihkan Pasar Kemiri MukaR. Tedy juga menuturkan bahwasanya dibutuhkan keyakinan terhadap kondisi ini, bahwa banyak dari kita mampu menghadapi ujian ini. Bagi yang belum mampu, mungkin usaha anda perlu ditingkatkan, dan yakinlah setiap kita memiliki jiwa emas yang mendorong untuk keluar dari permasalahan.
Adapun, kedepan akan banyak peluang yang harus kita raih dan kita persiapkan dari hari ini.
Baca JugaOperasi SAR Selat Sunda-Enggano Resmi Dihentikan, Dayung Serunting IMO-Indonesia Lanjutkan MonitoringBahwa Pemerintah telah menyiapkan berbagai rencana program kedepan antara lain ;
Pertama, Minimal 40% Anggaran Belanja Pemerintah Pusat dan Daerah wajib menggunakan Produk UMKM.
Baca JugaBersiap! Akan Ada Pemadaman Lampu Serentak di JakartaKedua, Minimal 30% lahan komersil baik di Rest area Toll, tempat publik (Bandara, Stasiun, dll) wajib utk sarana Promosi utk UMKM.
Ketiga, Pembuatan ijin usaha Mikro (NIB, IUMK, termasuk Sertifikat Halal) gratis.
Baca JugaSenayan City Angkat Bicara Soal Perempuan Ditendang Pria di Food CourtKeempat, Pemerintah pusat dan daerah akan berupakan memberikan pembiayaan untuk UMKM.
Kelima, Pemberian berbagai bantuan khusus pada klaster usaha UMKM
Baca JugaOperasi Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang DihentikanKeenam, Akan banyak insentif untuk UMKM
Ketujuh, Pembinaan, pelatihan, pengembangan dan pendampingan akan semakin ditingkatkan terutama bidang teknologi dan keuangan UMKM.
Dan masih banyak lainnya dengan tujuan meningkatkan kinerja UMKM sebagai Tonggak Perekonomian Indonesia. Jelasnya.
Baca JugaSatu Bulan Menghilang, ASN Bogor Jadi SorotanKadin Indonesia dibawah kepemimpinan Ir. H. Eddy Ganefo, MM, senantiasa terus berjuang mengawal Peraturan Pemerintah agar keberpihakan pada UMKM benar-benar menjadi nyata dan dapat segera terwujud.
Sikap menjadi alah satu faktor yang dapat menentukan keberhasilan, karenanya bila bersikap ingin terlihat pintar dan gengsi yang tinggi, merupakan sikap yang dapat membuat pelaku UMKM sulit untuk sukses." Tutur R. Tedy
Baca JugaLetjen I Nyoman Cantiasa: PHDI Harus Jadi Rumah Besar Umat Hindu, Kepentingan Umat di Atas Segala-galanyaKarenanya, sikap dan etika adalah hal wajib yang dari sekarang kita benahi. Arahan Mentor yang anda yakini akan mampu memberikan banyak pembinaan akan semakin penting anda lakukan.
Dan bisa saja hal tersebut muncul dari seorang mentor yang usianya lebih muda dari anda, jadi marilah kita belajarlah demi pengembangan usaha. Pintanya.
Baca JugaHari ke-10, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Speedboat yang HilangUntuk itu, R Tedy menyarankan agar kiranya dapat segera melakukan perubahan sikap, tanamkan jiwa ingin belajar untuk sukses. Mari belajar tentang teknologi penjualan, administrasi dan lainnya, termasuk pembuatan laporan keuangan untuk dapat mencapai UMKM yang lebih maju.
Tetap semangat UMKM Indonesia, mari kita berpikir, bersikap dan bertindak lebih baik untuk meraih pengembangan usaha kedepan. Tutup R. Tedy. Red/Ben
Baca JugaElim Tyu Samba: Jangan Sentimen Pribadi Korbankan Atlet "Tidak Elok"