



Putraindonews.com – BABEL, Pangkalpinang — Kasrem 045/Gaya Letkol Inf I Ketut Mertha Gunarda meninjau pelaksanaan Operasi bibir sumbing dan langin sumbing . (Jumat, 14/10) di RSK Bhakti Wara Pangkalpinang.
Operasi Bibir dan Langit Sumbing ini atas kerjasama Korem 045/Gaya, Yayasan Mata Terang dan Yayasan Bhakti Indonesia.
Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan KarhutlaKegiatan ini melibatkan dari 9 Dokter yang terdiri dari dokter spesialis bedah plastik, anestesi dan dokter umum serta para asisten untuk mensukseskan kegiatan operasi bibir dan langit sumbing.
Kasrem menyampaikan bahwa “Kegiatan Bhakti Sosial dalam bentuk operasi bibir dan langit sumbing ini merupakan rangkaian kegiatan dari HUT ke 71 Tentara Nasional Indonesia yang berada di Wilayah Kepulauan Bangka Belitung.” Paparnya
Baca JugaMNC Bank Angkat Bicara Soal Nasabah Susah Tarik Uang“Bhaksos Ini juga merupakan salah satu bentuk pengabdian TNI AD dalam hal ini Korem 045/Gaya kepada masyarakat Bangka Belitung untuk meringankan beban dan mengatasi kesulitan rakyat Babel”.
Yayasan Mata terang ini ketua pembinanya Bapak Agus Sulaiman mengatakan bahwa ” Operasi bibir sumbing dan langit sumbing ini murni kegiatan sosial, dan kegiatan ini baru pertama kali dilaksanakan oleh mata terang di RS Bhakti Wara Pangkalpinang. Ungkapnya
Baca JugaRicuh Penolakan Konser Andrea Bocelli di JIExpoAdapun ketua Bhakti Indonesia dr Karini yang berkantor di jalan Kayu Putih Jakarta Timur “menyampaikan kegiatan ini “merupakan bentuk dari kegiatan sosial untuk membantu pasien bibir dan langit sumbing yang ada di Kepulauan Bangka Belitung”paparnya
Operasi Bibir dsn Langit sumbing direncanakan selama dua hari mulai hari ini Jumat tanggal 14 sampai Minggu 16 Oktober mendatang,
Baca JugaHadapi Cuaca Ekstrem, Polres Blitar Kota Gelar Apel Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi 2026Hari pertama menangani 13 pasien dan hari kedua direncanakan dilaksanakan besok pagi terdapat 12 orang yang sudah layak di operasi jadi jumlah seluruhnya terdapat 25 pasien.”ungkapnya
(Ruhin Penrem 045 Gaya&Sinyu Pengkal)