Putraindonews.com, Jakarta – Pihak keluarga korban dugaan pemukulan yang dilakukan Dirreskrimum Polda Sumatra Barat (Sumbar) Kombes Pol Teddy Fanani, menolak berdamai.
Kasus ini bermula saat adu mulut di jalan dipicu persoalan salip kendaraan.
Baca JugaBupati Gowa Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Dugaan Pungli PBGInsiden tersebut diketahui terjadi pada Jumat (7/8) sekitar pukul 13.30 WIB. Korban bernama Bil Irzano, petugas arsip pada Dinas Perpustakaan Kota Padang.
Ibu korban, Susi Suzzana, mengaku Teddy dan Kabid Humas Polda Sumbar beserta Ketua PWI Sumbar sempat mendatangi kediamannya pada Sabtu (8/8). Mereka meminta kasus diselesaikan secara kekeluargaan.
Baca JugaMA Tolak Kasasi JPU, 8 Bankir Kasus Kredit Sritex Bebas PidanaNamun, Susi dengan tegas ingin menyerahkan penanganan perkara secara adil dan laporannya ditindaklanjuti.
“Kami ingin kasus ini jalan sesuai aturannya, dan saya belum bisa menerima anak saya dianiaya. Maka harap saya prosesnya berjalan dengan baik dan adil,” katanya, Minggu (9/8). Red/HS
Baca JugaVonis Nadiem Makarim Berkurang Jadi 9 Tahun Penjara