Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Kemiskinan di Perbatasan, Mahfud MD Minta Baznas Ikut Mengentaskan

S Samsuddin 09 Dec 2021 0 komentar
Kemiskinan di Perbatasan, Mahfud MD Minta Baznas Ikut Mengentaskan

***

Putraindonews.com - Jakarta | Ketua Dewan Penggerak Masyarakat Ekonomi Syariah Mahfud MD, meminta Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) membuat program yang kreatif misal bekerjasama mengentaskan kemiskinan di wilayah-wilayah perbatasan dengan bekerjasama dengan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP).

Hal ini ditegaskan Mahfud MD saat memberikan Keynote Speech pada Rakernas, Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Tahun 2022, di Jakarta, Rabu (8/12).

Baca JugaInstitut Amalia Bogor Matangkan Persiapan Hadapi SDGs 2030, Hadirkan Prof. Indira Santi Sebagai Keynote Speaker

"Sekarang bisa dipikirkan kreasinya, bukan hanya dibagi mentah yang jangka pendek, tapi dibuat untuk menghidupkan ekonomi yang bermanfaat mengentaskan kemiskinan," papar Mahfud yang juga Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Kemanan (Menko Polhukam) ini.

Dalam Rakernas BAZNAS bertema "Menjadi Lembaga Utama Menyejahterakan Umat" ini, Mahfud memaparkan potensi zakat di Indoensia sangat besar, apalagi, lanjut Mahfud ditambah dengan sedekah yang oleh Imam Ghazali disebut sebagai 'kebaikan tambahan'.

Baca JugaIMO-Indonesia DPW Sumut Bakal Gelar Do'a Bersama Untuk Rombongan Jurnalis Yang Hilang Saat Liputan GAK

"BAZNAS harus menjadi lembaga utama kesejahteraan umat, tidak membiarkan kemiskinan.

Karena kalau kita membiarkan kemiskinan itu menurut Allah sebagai pendusta agama," papar mahfud sembari mengutip Ayat dalam surat Al-Ma'un.

Baca JugaPencarian Lima Jurnalis Terus Berlanjut, Nelayan Gelar 'Nyiar Buhun'

Kenapa BAZNAS harus ikut menyejahterakan? tanyak Mahfud, kerena kesejahteraan umat adalah tujuan negara."

"Adanya negara menurut Islam adalah untuk kemaslahatan umat, sesuai dengan Maqashid asy-syariah berdirinya sebuah negara," ujar Mahfud yang juga alumni Pondok Pesantren Al-Mardhiyah, Pamekasan, Madura ini.

Baca JugaUsut Kasus Keracunan MBG, Dewan Minta Polisi Bertindak Tanpa Menunggu Laporan

Diakhir pidatonya, Mahfud mengingatkan para pengelola BAZNAS agar selalu terbuka, akuntable dengan pola kerja yang efisien.

"Pengelolaan harus efisien, terbuka, akuntabel, Contohnya: Umar ibn Abdul Azis menerima surat dari Abu Bakar ibn Hazm, minta tambahan jatah kertas untuk administrasi negara.

Baca JugaPurbaya Sempat Terlibat Ketegangan dengan Danantara Sebelum Dicopot

Kata khalifah: Runcingkan penamu, Rapatkan Tulisanmu, karena aku tak suka membelanjakan harta umat Islam untuk hal-hal yang tidak bermanfaat bagi mereka," pungkas Mahfud.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua BAZNAS KH. Noor Achmad mengucapkan terima kasih pada Menko Polhukam Mahfud MD atas kepeduliannya terhadap Badan Amil Zakat Nasional.

Baca JugaPurbaya Kaget, Dicopot di Tengah Rapat DPD RI

Menurutnya, selama ini Mahfud dinilai banyak membantu dan membuka jaringan dalam pengembangan BAZNAS.

"Pak Menko, pak Mahfud MD adalah orang yang paling perduli terhadap Baznas, kita dibukakan jaringan dan itu akan terus kami lanjutkan," ujar mantan ketua Asosiasi Rektor dan PTNU se Indonesia ini. Red/Ben

Baca JugaBreaking News! Menkeu Purbaya Resmi Digantikan Suahasil Nazara ***

Bagikan berita:

Berita Terkait