Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Kepsek SD Tasikmalaya Diduga Cabuli 5 Anak Bawah Umur

S Samsuddin • 14 Dec 2025 • 0 komentar
Kepsek SD Tasikmalaya Diduga Cabuli 5 Anak Bawah Umur

Putraindonews.com, Jakarta – Aksi bejat seorang kepala sekolah (Kepsek) di sebuah sekolah dasar (SD) di Tasikmalaya akhirnya terbongkar.

Kasus ini terkuak setelah muncul kecurigaan warga sekitar yang mendengar teriakan salah seorang anak perempuan dari kamar yang disewa oleh pria berinisial UR (55) tersebut.

Baca JugaJokowi Akhirnya Buktikan Ijazah di Pengadilan

Karena curiga, warga akhirnya mendobrak pintu dan mendapati UR bersama lima anak perempuan berusia antara 14 hingga 17 tahun.

Dalam sebuah rekaman video yang beredar, terlihat beberapa remaja putri tersebut tidak sadarkan diri, diduga dalam kondisi mabuk berat.

Warga juga menemukan barang bukti berupa sejumlah obat penambah stamina pria dewasa di dalam kamar.

Baca JugaEks Kabareskrim Sebut Penyadapan Ilegal Bisa Tergolong Makar

Pelaku, yang diketahui menjabat sebagai kepsek di salah satu SD di Kabupaten Tasikmalaya, mengalami luka parah akibat amukan warga. Salah satu korban yang baru berusia 14 tahun mengaku dirinya dan teman-temannya diajak UR berlibur ke Pangandaran dan telah menginap selama dua malam.

Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Tasikmalaya Epi Mulyana membenarkan adanya kasus penggerebekan tersebut. Berdasarkan pemeriksaan awal, pelaku UR diduga kuat telah melakukan tindak pencabulan dan kekerasan terhadap anak perempuan di bawah umur.

Baca JugaSetelah Penuh Drama, Nusron Wahid Akhirnya Diperiksa KPK

"Kami dapat informasi dari UPTD PPA Provinsi Jabar terkait adanya perbuatan melawan hukum kasus pencabulan atau persetubuhan pada anak perempuan di bawah umur. Mirisnya, pelaku ini merupakan Kepsek di salah satu SD di Kabupaten Tasikmalaya. Adapun para korban juga remaja putri di bawah umur asal Tasikmalaya," ujar Epi Mulyana, ditulis Sabtu (13/12).

Menurut Epi, kelima remaja putri tersebut dibawa pelaku dengan bujuk rayu merayakan ulang tahun salah satu korban. Saat ini, kasus tersebut ditangani oleh Polres Pangandaran, dan kelima korban sedang dalam proses penyidikan. Red/HS

Baca JugaMAKI Soroti Rencana Dinas Nusron Wahid ke Jepang di Tengah Pemeriksaan KPK
Tags: #hukum

Bagikan berita:

Berita Terkait