***
Putraindonews.com - Jakarta | Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri mengajak para pemuda dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) antikorupsi agar mewujudkan Indonesia bebas dari praktik korupsi.
Hal itu disampaikan Firli dalam webinar Launching Kelas Pemuda & LSM Antikorupsi bertema “Mewujdukan Peran Serta Pemuda dan LSM Antikorupsi dalam Pemberantasan Korupsi.”
Baca JugaHeboh! Warna Air Kolam Gunung Sindur Tiba-Tiba Berubah Jadi Merah“Mari berkarya untuk bangsa, mengabdi untuk negeri, bersama-sama kita wujudkan Indonesia bebas dari praktik-praktik korupsi,” ujar Firli dalam sambutannya, Senin (18/7).
Firli mengatakan bahwa LSM antikorupsi dan khususnya para pemuda memiliki peran cukup strategis dalam membangun bangsa.
Baca JugaKapolri Dorong Polwan Kompetitif di Ajang IAWP yang Diikuti 43 Negara“Untuk itu, saya harapkan kepada pemuda agar dapat memberikan upaya-upaya untuk perubahan yang lebih baik. Masa depan bangsa sangat ditentukan oleh peran para pemuda sekarang,” ucapnya.
Ia lebih lanjut menjelaskan, pemuda Indonesia saat ini setidaknya menghadapi empat persoalan krusial yang jadi ancaman.
Baca JugaDukcapil Kota Blitar Rebranding Dari Pelayanan Adminduk Menjadi Garda Depan Perlindungan SosialPertama, karena posisi Indonesia sebagai negara kepulauan, maka sangat rentan terjadi bencana.
“Kedua, ancaman perkembangan teknologi informasi. Ini terutama berkaitan dengan sisi negatif teknologi informasi seperti terjadinya penyebaran ajaran radkalisme dan terorisme,” katanya.
Baca JugaPresiden Prabowo Teriak Free Palestine di Resepsi Pondok GontorBerikutnya adalah ancaman peredaran narkoba yang perlu diselesaikan. Kemudian terakhir yakni persoalan tindak pidana korupsi.
Khusus ancaman yang terakhir menurutnya, tidak cukup hanya dilakukan oleh lembaga KPK.
Baca JugaWacana ‘Black September’ Kembali Ramai di Publik“Karena pemberantasan korupsi tidak bisa dilakoni oleh KPK sendiri. Dalam misi KPK dirumuskan bahwa bersama masyarakat menurunkan angka korupsi untuk mewujudkan Indonesia maju,” tuturnya.
Kaitannya dengan tugas pemberantasan korupsi ini, ia berharap pemuda dapat ambil bagian di dalamnya.
Baca JugaPemilik UMKM Mengaku Dipalak Sejuta per Hari di Jogja“Tidak boleh ada pemuda berpangku tangan. Harus bisa mengambil peran untuk mengisi cita-cita nasional, salah satunya mencegah praktik praktik korupsi,” imbuhnya.
Terakhir ia meminta kepada pemuda dan LSM antikorupsi agar jangan hanya sebatas menjadi saksi sejarah.
Baca JugaPrabowo Terpukau dengan Lebah Begantong di HUT PAN“Saran saya anda jangan hanya menjadi saksi sejarah, tapi ikut ambil bagian menjadi pelaku sejarah untuk menata masa depan Indonesia lebih baik,” pungkasnya. Red/Ben
***