Putraindonews.com, Jakarta - Ketua Umum APINDO Shinta W. Kamdani menjadi pembicara dalam The Economics BUMN Forum 2024 bertema Optimalisasi Kontribusi BUMN untuk Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan, Kamis (20/6/2024) di The Sultan Hotel Jakarta.
Dalam paparannya, Shinta mengungkapkan dunia usaha mendukung Komitmen Indonesia untuk mengurangi emisi karbon dengan membangun dan mengembangkan green economy yang menetapkan target penurunan emisi gas rumah kaca di Indonesia, sekitar 29%.
Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat"Dengan upaya sendiri dan 41% dengan dukungan internasional pada tahun 2030. Indonesia menetapkan target Net Zero Emission pada tahun 2060 atau lebih cepat jika mendapat dukungan internasional," katanya.
Meskipun demikian, kata dia, dunia usaha juga menghadapi tantangan investasi dalam transisi menuju green economy. Berdasarkan hasil survei APINDO, 77,42% perusahaan belum menerapkan penggunaan energi terbarukan (panel surya, biogas, hidroelektrik, dll) dalam proses bisnis.
Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan KarhutlaPada hasil survei yang lain, dalam menerapkan ataupun tidak menerapkan pemanfaatan energi terbarukan, yang menjadi pertimbangan utama dari pelaku usaha adalah pembiayaan (66,82%), kapasitas pengetahuan (39,00%), kualitas SDM perusahaan (29,96%), dan regulasi (24,69%).
Sebagai penutup, Shinta berharap kemitraan strategis antara BUMN dan perusahaan swasta, salah satunya memungkinkan pertukaran pengetahuan dan praktik terbaik, misalnya dari dunia usaha yang dapat memperkuat tata kelola dan operasi BUMN. Red/HS
Baca JugaMNC Bank Angkat Bicara Soal Nasabah Susah Tarik Uang