Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Kondisi Cuaca di Jakarta Hari Ini Cerah Berawan

S Samsuddin • 21 Jun 2024 • 0 komentar
Kondisi Cuaca di Jakarta Hari Ini Cerah Berawan

Putraindonews.com, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali memprediksivkll kondisi cuaca pada sebagian besar wilayah ibu kota provinsi cerah berawan pada Jumat (21/6).

Dikutip dari situs BMKG di Jakarta, ibu kota provinsi di Indonesia yang berpotensi cerah berawan pada siang hari ini yakni Banda Aceh, Denpasar, Bengkulu, Yogyakarta, Jakarta Pusat, Bandung, Semarang, Banjarmasin, Tarakan, Mataram, Kupang, Makassar, Manado, dan Padang.

Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat

Sementara Kota Serang dan Surabaya diprediksi cerah dengan suhu rata-rata 24-34 derajat Celcius.

Kota Gorontalo, Jambi, Palangkaraya, Bandar Lampung, Ternate, Kota Jayapura, Manokwari, Pekanbaru, dan Kendari diprediksi berawan pada siang hari ini.

Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya Triliunan

BMKG juga memperingatkan masyarakat agar waspada hujan disertai petir yang berpotensi terjadi di wilayah Pontianak dan Tarakan.

Beberapa wilayah diprakirakan hujan dengan intensitas ringan pada siang hari ini, antara lain di Samarinda, Pangkal Pinang, Ambon, Palembang, dan Medan.

Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan Karhutla

Sementara itu Kota Mamuju dan Tanjung Pinang diprediksi hujan dengan intensitas sedang.

Sebelumnya BMKG menyatakan tengah menggelar operasi modifikasi cuaca secara serentak di lima provinsi untuk mengatasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Baca JugaMNC Bank Angkat Bicara Soal Nasabah Susah Tarik Uang

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam keterangan di Jakarta mengatakan bahwa operasi modifikasi cuaca berlaku aktif mulai pada 14 Juni -15 Juli 2024 mulai di Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah.

Ia menyebutkan pembasahan lahan gambut dan lahan mineral menjadi fokus utama dalam operasi modifikasi cuaca tersebut sebagai upaya antisipasi atau mitigasi potensi bencana kebakaran menjelang musim kemarau. Red/HS

Baca JugaRicuh Penolakan Konser Andrea Bocelli di JIExpo

Bagikan berita:

Berita Terkait