Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Komisi III Soroti Jalan Rusak Diruas Pasar Tradisional

S Samsuddin • 27 Jun 2026 • 0 komentar
Komisi III Soroti Jalan Rusak Diruas Pasar Tradisional

Putraindonews.com, Blitar - Totok Sugiarto dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa DPRD Kota Blitar menyoal adanya titik ruas jalan seputaran pasar tradisional di kota Blitar.

Kerusakan jalan di kawasan pasar tradisional seperti kondisi Jalan Mayang, Jalan Mawar, Jalan Menur, hingga Jalan Kerantil dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah.

Baca JugaCatat! Operasi Patuh Semeru Digelar Hari Ini hingga 8 November 2026

Ini sungguh sangat ironis kalau pemkot Blitar kurang perhatian adanya akses jalan diduga lamban pengerjaanya, sementara realisasi belanja modal sektor konstruksi tahun 2026 dinilai masih lambat meski anggaran telah tersedia,"ungkap totok Jum'at (26/06/26) kepada media ini

Melihat kindisinya semakin parah sebagai anggota Komisi III DPRD Kota Blitar Totok Sugiarto mendesak pemerintah daerah segera mempercepat serapan anggaran, terutama belanja barang dan jasa senilai Rp386 miliar serta belanja modal Rp60 miliar. Mengutip radar Blitar.com.

Baca JugaSherly Tjoanda Harapkan Apindo Malut Berdampak Nyata

Totok sugiarto juga berpendapat bahwa menurutnya, ruas jalan di sekitar pasar aktivitas ekonomi dan penyumbang pendapatan asli daerah (PAD) sehingga perbaikannya tidak layak ditunda.

Totok menegaskan pemerintah harus memprioritaskan perbaikan infrastruktur yang sudah tidak layak. "Segera perbaiki infrastruktur yang dipandang sudah tidak memadai atau tidak layak. Wong anggaran sudah ada, nunggu apa lagi?" ujarnya.

Baca JugaKawasan Suryakencana Bogor Dilanda Kebakaran

Totok Sugiarto selanjutnya juga mengingatkan kepada pihak dinas terkait mengingat retribusi yang dibayarkan masyarakat harus diimbangi dengan layanan infrastruktur yang memadai agar tidak memicu keluhan publik. Dan hal ini cukup beralasan memicu peluang demo masyarakat pedagang.

Sisi lain keluhan warga adanya jalan rusak di Jl. Batanghari, Kota Blitar, menuai keluhan dari warga dan pengguna jalan. Sejumlah titik tampak berlubang dengan permukaan aspal yang mengelupas, bahkan sebagian sudah ditambal seadanya namun kembali rusak. Kondisi ini dinilai membahayakan, terutama bagi pengendara roda dua yang melintas setiap hari.

Baca JugaPHDI Pusat Gelar Upacara Mejaya-jaya dan Mesimakrama di Pura Besakih

Jalan tersebut merupakan akses penting yang menghubungkan aktivitas masyarakat menuju dua pasar tradisional di sekitarnya. Tingginya mobilitas warga, terutama pada pagi hari, membuat kerusakan jalan semakin terasa dampaknya. Pengendara harus memperlambat laju kendaraan dan menghindari lubang, yang berpotensi memicu kecelakaan.

Seorang warga setempat mengungkapkan bahwa kondisi jalan ini sudah cukup lama dibiarkan tanpa perbaikan menyeluruh. “Sudah sering ditambal, tapi cepat rusak lagi. Kalau malam hari lebih bahaya karena lubangnya tidak terlihat jelas,” ujar Fatur warga setempat. (Adv)

Baca JugaKetum APINDO: UMKM Perlu Perkuat Inovasi dan Kapasitas Kepemimpinan

Tags: #kota blitar totok sugiarto #jalan mayang #jalan mawar #jalan menur #jalan kerantil

Bagikan berita:

Berita Terkait