Putraindonews.com,Jakarta - Kongres Wanita Indonesia (Kowani) memberikan dukungan atas terwujudnya pelaksanaan program Astacita Presiden Prabowo Subianto melalui strategi transformasi digital.
Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Kowani Nannie Hadi Tjahjanto saat mewakili Kowani berbicara di forum Internasional side event CSW69, dengan tema Woman Forward, Shaping an Inclusive Digital Economic Through Collaborative Vision di Head Quarter, UN, Amerika Serikat, Selasa (11/3).
Baca JugaResmikan Sekretariat "Rumah Besar", IMO-Indonesia Uji Coba Aplikasi AdS Media OnlineDalam siaran pers resmi yang diterima ANTARA, Rabu, Nannie dalam kesempatan itu menjelaskan perkembangan teknologi digital saat ini sudah semakin maju.
Dia menilai arus perkembangan teknologi ini harus dimanfaatkan oleh masyarakat, terkhusus perempuan selaku agen perubahan, untuk memajukan bangsa melalui berbagai lini.
Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi MasyarakatNannie di hadapan peserta yang hadir pun memaparkan langkah apa saja yang bisa dilakukan Kowani dalam memanfaatkan teknologi digital untuk kemajuan bangsa.
"Mendorong ekonomi digital bagi perempuan melalui UMKM dan e-commerce. Tantangan kami, mayoritas pelaku usaha perempuan (64 persen) masih berada dalam skala mikro, dengan keterbatasan akses modal, teknologi, dan pasar digital," kata Nannie.
Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah RakyatKarenanya, solusi yang ditawarkan Kowani yakni menggelar pelatihan di bidang ekonomi digital untuk perempuan Indonesia. Selain itu, Kowani juga berupaya membuka jalur bagi para pengusaha di bidang digital untuk mencari sumber permodalan.
"Kami juga menawarkan salah satu solusi digitalisasi Kowani adalah mendorong pemanfaatan platform e-commerce, antara lain e-commerce LADARA, sebuah platform digital yang menghubungkan UMKM perempuan dari hulu ke hilir, hingga pasar internasional," kata Nannie.
Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya TriliunanSelain itu, Kowani juga mendorong adanya pelatihan khusus ekonomi digital berbasis komunitas untuk para perempuan.
"Pelatihan itu digelar untuk mengasah keterampilan teknologi bagi perempuan, termasuk penggunaan e-commerce, keuangan digital, dan branding produk secara daring," jelas istri dari mantan Panglima TNI Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto itu.
Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan KarhutlaNannie menilai seluruh upaya tersebut sudah selaras dengan pengembangan ekonomi digital yang ada di dalam program Astacita pemerintah.
Dia berharap program-program tersebut dapat mendorong seluruh masyarakat, terutama kaum perempuan, untuk meningkatkan kekuatan ekonomi bangsa melalui lini ekonomi digital. Red/HS
Baca JugaMNC Bank Angkat Bicara Soal Nasabah Susah Tarik Uang