Putraindonews.com, Jakarta – Imbas perang antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel di Timur Tengah membuat sejumlah negara menghadapi ancaman krisis energi.
Salah satu di antara sekian negara yang kii mulai merasakan dampak nyata dari krisis energi adalah Negra Thailand.
Baca JugaInggris dalam Siaga Perang, Sebut Waktu Tinggal 1.000 Hari LagiMenghadapi situasi buruk ini, Pemerintah Thailand mulai menerapkan langkah penghematan energi setelah tekanan pasokan energi yang terus meningkat.
Thailand sendiri saat ini diperkirakan hanya memiliki cadangan energi sekitar 95 hari.
Baca JugaLula da Silva Kembali Terpilih Jadi Presiden BrasilPerdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul bahkan menginstruksikan kepada aparatur sipil negara untuk bekerja dari rumah serta membatasi perjalanan dinas ke luar negeri.
Juru bicara pemerintah Lalida Periswiwatana mengatakan kebijakan tersebut mulai diberlakukan segera sebagai bagian dari upaya menekan konsumsi energi nasional.
Baca JugaRusak! Militer Manfaatkan Orang Dalam untuk Main Judi“Perdana menteri memerintahkan mulai hari ini pegawai negeri bekerja dari rumah,” kata Lalida dilansir dari Reuters. Red/HS