Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Lakukan Pengawasan Pekerja Anak, KPAI Bertolak ke Kaltim

S Samsuddin • 22 Jun 2023 • 0 komentar
Lakukan Pengawasan Pekerja Anak, KPAI Bertolak ke Kaltim

Putraindonews.com - Jakarta | Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) terus meningkatkan pengawasan terhadap anak.

Kali ini KPAI bertolak ke Kalimantan Timur untuk melakukan pengawasan pekerja anak di provinsi tersebut.

Baca JugaJokowi Akhirnya Buktikan Ijazah di Pengadilan

"Tahun 2023, kita melanjutkan ke 10 lokus, salah satunya adalah kunjungan kerja saat ini ke Kalimantan Timur," kata Wakil Ketua KPAI Jasra Putra saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (22/6).

Upaya pengawasan ini dilakukan mengingat peristiwa pada 2011, dimana ada 36 orang meregang nyawa di bekas tambang batubara di Kalimantan Timur, yang sebagian besar korbannya adalah anak.

Baca JugaEks Kabareskrim Sebut Penyadapan Ilegal Bisa Tergolong Makar

Jasra Putra mengatakan informasi dari penggiat lingkungan di Kaltim, ada 1.735 lubang tambang yang belum direklamasi, yang berpotensi dimanfaatkan dan membahayakan pekerjanya.

Begitu juga LSM yang berfokus pada pengawasan pekerja anak, juga melaporkan banyak BUMD yang masih mempekerjakan anak.

Baca JugaSetelah Penuh Drama, Nusron Wahid Akhirnya Diperiksa KPK

"KPAI berharap perusahaan negara memberikan contoh terdepan terkait pencegahan dan penanganan pekerja anak, termasuk perusahaan daerah," kata Jasra Putra.

Ia mengatakan KPAI terus membuka dan menampung laporan pekerja anak dari masyarakat, karena tanpa ada yang melapor, isu pekerja anak akan sulit dihentikan dan diawasi secara efektif.

Baca JugaMAKI Soroti Rencana Dinas Nusron Wahid ke Jepang di Tengah Pemeriksaan KPK

KPAI juga akan membangun partisipasi anak untuk menjadi pelopor dan pelapor dalam isu ini.

"Karena dari pertemanan dan pergaulan mereka, anak-anak lebih tahu siapa teman-teman mereka yang bekerja, terutama di pekerjaan tidak layak dan sektor terburuk. Dari anak-anak yang menjadi pelopor dan pelapor, kita bisa menghentikan laju perekrutan pekerja anak," kata Jasra Putra. Red/HS

Baca JugaMA Rencana Jelaskan Masalah Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Hari Ini

Bagikan berita:

Berita Terkait