Putraindonews.com, Tulungagung - Pengurus, Kader Fatayat NU Kabupaten Tulungagung berkumpul di masjid agung Al Munawwar dalam wadah Majelis Taklim Fatimah Zahra Akbar bermunajat dalam rangka Harlah Fatayat NU Ke-76, Kamis (14/5).
Tema harlah Fatayat NU ke-76 tahun 2026 adalah "Berdaya , Berdampak, Mendunia," menekankan peran perempuan Fatayat NU yang mandiri, tangguh secara mental dan ekonomi, serta memberikan kontribusi nyata secara luas di tataran lokal / Regional maupun internasional ( Global).
Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah RakyatBerdaya adalah perempuan Fatayat NU mandiri, memiliki skill, dan tamgguh, berdampak esensinya ilmu dan gerakan kader memberikan manfaat nyata bagi keluarga, masyarakat dan bangsa, Mendunia dimaksudkan pemikiran dan gerakan Fatayat NU semakin luas, memberi warna di kancah global (local move, Global Impact).
Poin penting peringatan harlah Fatayat NU Ke-76 tahun 2026 , fokus gerakan yaitu penguatan peran perempuan dalam kepemimpinan publik, demokrasi serta berbagai isu-isu pendidikan, Kesehatan dan sosial, Aksi Sosial lewat Ziarah dan aksi Sosial, dan Kemandirian kader yaitu mendorong kader perempuan muda untuk berkontribusi dalam setiap momentum dengan tujuan utama melahirkan pemimpin perempuan yang mandiri dan berilmu.
Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya TriliunanPlt Ketua Umum Pimpinan Pusat Fatayat NU "Dewi Winarti, M.Pd" yang ditunjuk menggantikan Almarhumah Margaret Aliyatul Maimunah guna keberlanjutan organisasi, menegaskan Harlah kali ini bukan seremonial belaka, Pemberdayaan berbasis dampak nyata.
"Kader Fatayat NU didorong untuk menjadi perempuan yang berdaya Secara ekonomi, kuat secara intelektual dan matang secara spiritual, hal ini menjadi pondasi untuk memberikan dampak nyata, dan yang jadi fokus utama memperkuat struktur organisasi hingga tingkat ranting sebagai penggerak dan ujung tombak di akar rumput," pungkasnya. Red/Eko
Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan Karhutla