***
Putraindonews.com - Jakarta | Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengajak pemerintah daerah untuk mengubah cara pandang anak-anak muda soal dunia kewirausahaan.
"Mari ubah mindset anak-anak bagaimana agar memiliki jiwa enterpreneur atau berwirausaha yang bisa membuka lapangan pekerjaan baru, termasuk dalam penyediaan modal usaha," ujar Tito saat memberikan arahan penanganan Pemulihan Ekonomi dan Inflasi di Ruang Rapim Kantor Gubernur Sulsel di Makassar, Jumat (27/1).
Baca JugaGeger 20 Siswa dari Dua Sekolah di Kota Blitar Diduga Keracunan MBGIa pun meminta Pemda agar memfasilitasi pemuda untuk menjadi seorang wirausahawan. Ia mengaku saat ini sudah banyak daerah termasuk di Sulsel yang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) banyak terkuras hanya untuk menggaji aparatur sipil negara (ASN).
Lebih lanjut, ia menjelaskan, belanja pegawai dan operasional pegawai di Sulsel begitu besar. Tito mengingatkan agar pemerintah daerah agar bisa mengkaji kembali jika ingin membuka perekrutan ASN ataupun PPPK dan sebagainya ke depan.
Baca JugaKetuk Pintu Langit, Puluhan Rekan Profesi di Medan Doakan Rombongan Jurnalis Yang Hilang Saat Liputan Erupsi GAKTito mengaku tidak melarang orang untuk menjadi ASN, anggota TNI, Polri, Kejaksaan dan lain-lain. Hanya saja penting bagi daerah agar anggaran APBD tidak membengkak hanya untuk belanja pegawai, menggaji dan memberikan tunjangan bagi pegawai negeri sipil (PNS).
Menurut dia, lebih baik dorong mereka untuk menjadi bekerja di swasta entrepreneur, supaya mereka membuka lapangan kerja. Artinya jangan sampai APBD terlalu tergerus untuk biaya belanja pegawai.
Baca JugaGubernur Malut Sherly Tjoanda Disorot di Forum PBB, Bisnis Pertambangannya Dikuak ke Publik"Saya kira perlu di kaji kembali jika ingin merekrut ASN. Mari upayakan anak-anak kita memiliki jiwa enterpreneur atau berwirausaha," pungkasnya. Red/HS
***