Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Menperin Siapkan Langkah Atasi Farmasi Halal Indonesia di Kancah Dunia

S Samsuddin • 23 Oct 2023 • 0 komentar
Menperin Siapkan Langkah Atasi Farmasi Halal Indonesia di Kancah Dunia

Putraindonews.com - Jakarta | Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyiapkan strategi untuk memperbaiki penurunan sektor farmasi halal Indonesia di tataran global.

Berdasarkan The State of the Global Islamic Economy Report 2022, sektor farmasi Indonesia mengalami penurunan di mana pada tahun 2021 berada pada peringkat keenam menjadi peringkat kesembilan di tahun 2022.

Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan Karhutla

"Penurunan ini tentu harus kita cermati. Harus kita pelajari, pelajari negara mana saja yang menyalip kita, khususnya di sektor farmasi dan kita pelajari bagaimana cara mereka bisa menyalip kita. Itu harus kita petakan betul," kata Agus Gumiwang dalam Penganugerahan Indonesia Halal Industry Awards (IHYA) 2023, di Jakarta, Senin (23/10/23).

Menperin juga telah meminta Kepala Pusat Pemberdayaan Industri Halal (PPIH) Kemenperin untuk melakukan evaluasi tersebut.

Baca JugaMNC Bank Angkat Bicara Soal Nasabah Susah Tarik Uang

"Sehingga kita ada benchmark, due diligence kemudian juga kalau saya pergunakan istilah ofensif, kita bisa counter attack, sehingga kita at least bisa mengembalikan posisi kita untuk farmasi ke enam besar dan mudah-mudahan ke depan bisa meningkat jadi lima besar," katanya pula.

Dalam laporan yang sama, Menperin menjelaskan Indonesia menempati urutan kedua pada tahun 2022 pada sektor makanan halal, setelah sebelumnya berada pada peringkat keempat tahun 2021.

Baca JugaRicuh Penolakan Konser Andrea Bocelli di JIExpo

Pada sektor modest fashion, Indonesia tetap berada pada peringkat ketiga sepanjang tahun 2021-2022, sementara pada sektor farmasi, Indonesia mengalami penurunan dimana pada tahun 2021 berada pada peringkat enam menjadi peringkat kesembilan di tahun 2022.

Kendati demikian, bila dilihat secara keseluruhan, indikator ekonomi syariah Indonesia tetap menduduki peringkat keempat dunia selama tahun 2021-2022.

Baca JugaHadapi Cuaca Ekstrem, Polres Blitar Kota Gelar Apel Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi 2026

"Kalau saya sih belum puas peringkat keempat dunia," katanya. Red/HS

Bagikan berita:

Berita Terkait