Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

FKPT Sumsel Segera Dibentuk di 17 Kabupaten/Kota

S Samsuddin • 23 Oct 2023 • 0 komentar
FKPT Sumsel Segera Dibentuk di 17 Kabupaten/Kota

Putraindonews.com - Palembang | Forum Koordinasi Penanggulangan Terorisme (FKPT) Sumatera Selatan rencana akan segera dibentuk di 17 kabupaten dan kota dalam provinsi setempat sebagai upaya pencegahan berkembangnya paham radikalisme dan aksi terorisme.

"Beberapa daerah yang tahap pertama diajukan ke pusat segera dibentuk FKPT yakni Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Ogan Komering Ilir (OKI), Ogan Ilir, Banyuasin, Empat Lawang, Musirawas Utara, serta Kota Lubuklinggau dan Pagaralam," kata Ketua FKPT Sumsel Romi Afriansyah di Palembang, Senin (23/10/23).

Baca JugaEks Kabareskrim Sebut Penyadapan Ilegal Bisa Tergolong Makar

Menurut dia, pembentukan FKPT di tingkat kabupaten dan kota merupakan salah satu upaya pencegahan radikalisme dan terorisme secara tepat.

Pembentukan FKPT beberapa daerah yang telah diajukan ke pusat diharapkan segera disetujui sehingga dapat dimulai pada tahun ini.

Baca JugaSetelah Penuh Drama, Nusron Wahid Akhirnya Diperiksa KPK

"Jika pembentukan FKPT bisa segera dimulai di beberapa daerah tersebut kami optimistis pada 2024 seluruh kabupaten dan kota sudah terbentuk FKPT," ujarnya.

Dia menjelaskan, salah satu tujuan dibentuk FKPT kabupaten/kota di Sumsel untuk pencegahan redikalisme dan terorisme langsung menyasar di berbagai wilayah.

Baca JugaMAKI Soroti Rencana Dinas Nusron Wahid ke Jepang di Tengah Pemeriksaan KPK

Beberapa waktu lalu ada kejadian terorisme di Teluk Gelam, Kabupaten OKI yang memerlukan perhatian bersama agar aksi tersebut dapat diantisipasi.

Kejadian terorisme di Teluk Gelam OKI beberapa waktu lalu menjadi bukti kuat bahwa pembentukan FKPT di kabupaten/kota sangat dibutuhkan.

Baca JugaMA Rencana Jelaskan Masalah Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Hari Ini

Melalui pembentukan FKPT di daerah diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dan pemkab/pemkot berperan aktif melakukan pencegahan berkembangnya paham radikalisme dan aksi terorisme, kata Romi. Red/Abi

Bagikan berita:

Berita Terkait