Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Menteri AHY Komitmen Berantas Mafia Tanah Sampai Tuntas, Demi Keadilan untuk Semua

S Samsuddin • 06 Aug 2024 • 0 komentar
Menteri AHY Komitmen Berantas Mafia Tanah Sampai Tuntas, Demi Keadilan untuk Semua

Putraindonews.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono atau akrab disapa AHY, menegaskan komitmennya untuk menindak tegas mafia tanah hingga ke akar-akarnya, demi memastikan keadilan bagi masyarakat.

"Kita akan tindak tegas mafia Tanah sampai ke akar-akarnya," kata AHY melalui keterangan resminya, Selasa (6/8/2024)

Baca JugaJokowi Akhirnya Buktikan Ijazah di Pengadilan

Dia menekankan bahwa upaya ini bukan sekadar jargon, melainkan langkah nyata yang didukung langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), yang menginginkan setiap warga negara mendapatkan keadilan.

"Negara akan hadir untuk memastikan seluruh masyarakat Indonesia, tanpa memandang latar belakang atau profesi, mendapatkan kepastian hukum," tegasnya lagi.

Baca JugaEks Kabareskrim Sebut Penyadapan Ilegal Bisa Tergolong Makar

Ketua Umum DPP Partai Demokrat ini menyayangkan jika masyarakat hidup dalam kekhawatiran akan digusur, sementara para mafia tanah justru hidup nyaman di atas penderitaan orang lain.

"Kita tahu bahwa salah satu isu yang menjadi sorotan publik adalah sengketa tanah, terutama yang dipicu oleh ulah mafia tanah, yang seringkali melibatkan konflik antarwarga, warga dengan korporasi, atau bahkan aset milik TNI dan Polri," bebernya.

Baca JugaSetelah Penuh Drama, Nusron Wahid Akhirnya Diperiksa KPK

Kementerian ATR/BPN, lanjut Agus, akan memperkuat upaya pencegahan, penanganan, dan penegakan hukum atas sengketa dan konflik pertanahan. Sinergi dengan aparat penegak hukum, seperti Polri dan kejaksaan, juga akan ditingkatkan untuk memastikan keadilan bagi seluruh pemilik tanah di Indonesia.

Agus mencontohkan kasus sengketa tanah di Grobogan, Jawa Tengah (Jateng), yang berlarut-larut dan menyebabkan batalnya investasi yang seharusnya bisa membuka lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi rakyat. Menurutnya, masalah tanah ini berdampak luas, mulai dari kepentingan rakyat kecil hingga pengembangan investasi.

Baca JugaMAKI Soroti Rencana Dinas Nusron Wahid ke Jepang di Tengah Pemeriksaan KPK

"Dan oleh karena itu, keadilan dan kesejahteraan harus ditegakkan untuk seluruh masyarakat Indonesia," pungkasnya. Red/HS

Bagikan berita:

Berita Terkait