Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

MENTERI SANDIAGA UNO Siap Dukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia 2021

S Samsuddin 12 Jan 2021 0 komentar
MENTERI SANDIAGA UNO Siap Dukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia 2021

PUTRAINDONEWS.COM

JAKARTA | Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) siap mendukung gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) yang kembali diluncurkan tahun ini agar masyarakat semakin mencintai dan menggunakan produk ekonomi kreatif karya anak bangsa, khususnya UMKM.

Diharapkan produktivitas UMKM kembali meningkat dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat.

Baca JugaInstitut Amalia Bogor Matangkan Persiapan Hadapi SDGs 2030, Hadirkan Prof. Indira Santi Sebagai Keynote Speaker

Peluncuran Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia 2021 (Gernas BBI 2021) diselenggarakan secara hybrid dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Senin (11/1/2021).

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, dalam keterangannya, Senin (11/1/2021), menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam “Gernas BBI 2021”. Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi yang baik antara pemerintah dengan pihak swasta dalam upaya membantu meningkatkan kesejahteraan para pelaku UMKM.

Baca JugaIMO-Indonesia DPW Sumut Bakal Gelar Do'a Bersama Untuk Rombongan Jurnalis Yang Hilang Saat Liputan GAK

“Gerakan ini sebagai bentuk kampanye nasional dalam mendorong pelaku UMKM untuk go digital, serta lebih meningkatkan kehadiran produk-produk lokal yang inovatif dan memiliki daya saing tinggi dengan memaksimalkan kearifan lokal sebagai ciri khas. Selain itu, Gernas BBI juga mendorong kita untuk untuk saling gotong-royong, gerak bersama dalam membangun pelaku usaha sektor ini dengan mencintai dan membeli produk-produk hasil UMKM,” ujar Menparekraf Sandiaga.

Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia lahir sesuai arahan Presiden Joko Widodo untuk kebangkitan industri ekonomi kreatif tanah air agar menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

Baca JugaPencarian Lima Jurnalis Terus Berlanjut, Nelayan Gelar 'Nyiar Buhun'

Gerakan tersebut kemudian dijalankan dengan sinergi aktif dari 13 Kementerian/Lembaga di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi termasuk Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata Ekonomi Kreatif.

Pada program BBI 2020, sebanyak 3,4 juta UMKM tergabung dalam ekosistem digital. Sandiaga berharap di tahun ini semakin banyak pelaku UMKM yang go digital.

Baca JugaUsut Kasus Keracunan MBG, Dewan Minta Polisi Bertindak Tanpa Menunggu Laporan

“Untuk masyarakat Indonesia, kita harus lebih mencintai, membeli, dan menggunakan produk-produk lokal yang dihasilkan oleh pelaku UMKM Indonesia,” kata Sandiaga.

Dalam mendukung program Gernas BBI, tahun lalu Kemenparekraf juga menginisiasi program Beli Kreatif Lokal. Selain kampanye untuk mendorong masyarakat lebih mencintai produk lokal, program tersebut juga memberikan berbagai pendampingan bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan kompetensi diri dan memberikan keterampilan dalam memanfaatkan teknologi digital.

Baca JugaPurbaya Sempat Terlibat Ketegangan dengan Danantara Sebelum Dicopot

Dampak yang dirasakan pelaku UMKM dari program tersebut adalah meningkatnya kapasitas dan daya saing, sehingga karya yang dihasilkan mampu memiliki nilai jual yang tinggi dan berkualitas.

Data dari belikreatiflokal.id menyebutkan, tahun lalu program tersebut terbukti memberikan dampak yang sangat besar. Dimana total revenue keseluruhan pelaku yang bergabung mencapai Rp 22,272,199,667 dan menyerap banyak tenaga kerja.

Baca JugaPurbaya Kaget, Dicopot di Tengah Rapat DPD RI

"Program pendampingan ini akan terus kita lakukan dan diperluas," kata Menparekraf Sandiaga.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Pandjaitan, dalam peluncuran Gernas BBI 2021, mengatakan, gerakan ini merupakan bentuk semangat dan gotong royong yang dilakukan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan swasta dalam mendorong pelaku UMKM (Artisan Indonesia) untuk menghadirkan produk berkualitas.

Baca JugaBreaking News! Menkeu Purbaya Resmi Digantikan Suahasil Nazara

“Kita melihat kemajuan dari setahun yang lalu, produk UMKM kita semakin baik. Ragam produk pilihan UMKM mengubah _mindset_ kita terhadap produk Indonesia yang nyatanya memiliki kualitas premium dan membanggakan. Bangga menggunakan produk lokal adalah bentuk perjuangan bangsa kita pada saat ini,” kata Luhut.

Luhut mengungkapkan rasa senangnya karena banyak masyarakat Indonesia yang betul-betul membeli dan menggunakan produk-produk anak bangsa. “Saat ini, pembelanjaan produk artisan Indonesia juga sudah dipermudah melalui sistem pembayaran berbasis digital yaitu QRIS, yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia,” ujar Luhut.

Baca JugaHarga Rumah Jakarta Selatan Agustus 2026: Median Rp9,5 miliar, Jagakarsa Pimpin Pencarian

Luhut juga berpesan agar masyarakat Indonesia bisa bahu-membahu membantu pelaku UMKM agar bisa menghasilkan produk yang berkualitas. “Mari kita bersatu untuk meningkatkan kualitas dan penjualan produk lokal Indonesia. Kami yakin bahwa partisipasi dari semua pemangku kepentingan akan mampu menjaga momentum pemulihan perekonomian nasional,” ungkap Luhut. Red/Ben

Bagikan berita:

Berita Terkait