Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

NU Dinilai Mampu Kelola Tambang Negara

S Samsuddin • 15 Jun 2024 • 0 komentar
NU Dinilai Mampu Kelola Tambang Negara

Putraindonews.com, Jakarta - Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) yang juga Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ikhsan Abdullah menyebuti NU mempunyai kemampuan dalam mengelola tambang negara.

Hal itu disampaikan oleh Ikhsan terkait aturan Wilayah Khusus Izin Usaha Pertambangan (WIUPK) untuk ormas keagamaan.

Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat

"Kami juga punya sayap bisnis yang memiliki keahlian, kemampuan, dan teknokrat. Kalau kesempatan itu diberikan, ya insya Allah mampu," kata dia di Jakarta, Jumat (14/6).

Pihaknya mengatakan, keterlibatan organisasi Islam mengelola tambang merupakan representasi terhadap masyarakat dalam memanfaatkan sumber daya negara.

Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya Triliunan

Kesempatan ini pun, lanjut dia, harus dimanfaatkan agar pengelolaan tambang bisa tepat sasaran untuk masyarakat luas.

"Bagi NU, ini kesempatan yang diberikan pemerintah kenapa tidak kita manfaatkan," kata Ikhsan.

Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan Karhutla

Hal senada juga dikatakan anggota komisi VII DPR RI Nasyirul Falah Amru. Menurut dia, NU memiliki sumber daya manusia (SDM) yang berkilauan dan layak untuk diamanatkan dalam mengelola tambang negara.

"Jangan meragukan kompetensi SDM NU. Di NU ada banyak profesor dan secara organisasi ada badan badan yang menangani ekonomi sektoral, termasuk energi," kata dia dalam siaran pers yang diterima ANTARA, Sabtu (8/6).

Baca JugaMNC Bank Angkat Bicara Soal Nasabah Susah Tarik Uang

Falah juga sependapat bahwa menilai keterlibatan NU dapat mewakili masyarakat Indonesia dalam pengelolaan tambang.

Hal tersebut karena keanggotaan NU tercatat mencapai 56,9 persen dari seluruh penduduk Indonesia yang totalnya 280 juta jiwa.

Baca JugaRicuh Penolakan Konser Andrea Bocelli di JIExpo

Oleh karena itu, pria yang akrab disapa Gus Falah itu meminta masyarakat tidak perlu mengkhawatirkan pengelolaan tambang di tangan ormas Islam, terutama NU. Red/HS

Bagikan berita:

Berita Terkait