Putraindonews.com, Blitar – Moment hari sumpah Pemuda 28 Oktober masih meninggalkan pondasi budi pekerti yang kokoh di jaman sekarang, rasa dan jiwa tulus iklas tertanam kuat di jiwa generasi muda jaman now, rasa hari sempat terungkap Panglima Nurhadi anggota DPR RI Komisi IX, saat kunjungan ke beberapa rumah warga kurang mampu di Desa Kedung Banteng Kecamatan Bakung.
Nurhadi, melakukan kunjungan sosial ke Desa Kedungbanteng, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar, Selasa (28/10/25). Dalam kesempatan tersebut, Nurhadi memberikan bantuan kepada 6 keluarga kurang mampu, termasuk satu warga yang telah mengalami koma selama 10 tahun.
Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi MasyarakatKunjungan ini merupakan bagian dari komitmen Nurhadi untuk secara rutin menyambangi masyarakat yang membutuhkan. Ia menegaskan pentingnya perhatian terhadap warga yang mengalami kesulitan.
“Saya rutin keliling seminggu sekali. Saya sempatkan untuk berkunjung ke rumah-rumah warga yang memang layak untuk kita bantu,” kata Nurhadi.
Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah RakyatSalah satu titik yang dikunjungi adalah rumah Sulis (50), seorang mantan PMI yang terbaring koma. Nurhadi merasa terpanggil untuk memberikan dukungan dan semangat kepada Andi (29), anak kandung Sulis, yang telah setia merawat ibunya selama bertahun-tahun.
“Kehadiran kita di sini untuk memberikan semangat dan dukungan moral sangat penting,” tambahnya.
Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya TriliunanSelain Sulis, Nurhadi juga menyambangi Slamet, seorang pria berusia lebih dari 50 tahun yang mengalami keterbatasan mental. Dalam kunjungan tersebut, Nurhadi terkesan dengan keponakan Selamet, yaitu Angga, yang berjualan sayur keliling dan tetap menyisihkan rezeki untuk merawat pamannya.
“Saya sangat kagum dengan pemuda-pemuda di desa ini yang menjadi tauladan dan sangat berbakti kepada orang tua,” tutur Nurhadi.
Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan KarhutlaNurhadi juga mengunjungi Misiem, seorang warga sebatang kara. Nurhadi berharap, dengan semangat gotong royong, tidak ada lagi warga yang mengalami kelaparan di Kabupaten Blitar.
“Kita galakkan semangat kepedulian kita. Maka saya yakin di Kabupaten Blitar ini tidak ada istilah orang namanya kelaparan atau tidak bisa makan,” tandasnya.
Baca JugaMNC Bank Angkat Bicara Soal Nasabah Susah Tarik UangNurhadi menegaskan, bahwa perhatian dari pemerintah desa dan masyarakat sangat penting untuk meringankan beban mereka yang membutuhkan.
“Dengan upaya bersama, ia optimis akan terciptanya lingkungan yang lebih peduli dan saling membantu di masyarakat,” pungkas Nurhadi.
Baca JugaRicuh Penolakan Konser Andrea Bocelli di JIExpoSementara itu Marsaid Kepala Desa Kedung Banteng menambahkan, kususnya Sulis PMI korban kecelakaan kerja di Hongkong ini, kusus mendapatkan bantuan lansung tunai (BLT) per bulan dari dana desa.
"Ini wabil khusus selama ini mbak Sulis ini terus kami beri bantuan tanpa putus dari program dana desa, semoga dapat meringankan beban keluarga," imbuhnya. Redaksi : Rif
Baca JugaHadapi Cuaca Ekstrem, Polres Blitar Kota Gelar Apel Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi 2026