Putraindonews.com, Banten – Operasi Tim SAR Gabungan dalam pencarian lima jurnalis dan tiga kru speedboat KM Arupadhatu I di perairan Selat Sunda resmi dinyatakan berakhir atau ditutup.
Proses penghentian pencarian itu diumumkan setelah selama 10 hari dilakukan penyisiran di sejumlah area yang menjadi lokasi hilangnya para korban.
Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah RakyatKeluarga dari lima jurnalis dan tiga kru kapal KM Arupadhatu I pun menggelar aksi tabur bunga pasca operasi pencarian SAR gabungan dinyatakan berakhir.
Kegiatan tabur bunga dilakukan di titik koordinat dugaan hilangnya speedboat tersebut.
Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan KarhutlaKN SAR Tetuka bertolak dari Pelabuhan Pelindo 3 Ciwandan, Kota Cilegon, membawa keluarga korban serta sejumlah rekan media yang ingin memberikan penghormatan dan doa di lokasi kejadian.
"Setibanya di sekitar titik koordinat yang menjadi lokasi dugaan hilangnya kontak speedboat KM Arupadhatu I di perairan Selat Sunda, istri dan anak Yudhistiro melakukan tabur bunga ke laut," ucap Kapten KN SAR Tetuka Septa Arif Rohadi, Jumat (18/9/2026). Red/TK
Baca JugaMNC Bank Angkat Bicara Soal Nasabah Susah Tarik Uang