Putraindonews.com,Jakarta - Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Dispenad) mengonfirmasikan bahwa pelaku pengancaman penembakan di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, yang mengaku sebagai anggota TNI adalah benar.
Kadispenad Brigjen TNI Wahyu Yudhayana menjelaskan bahwa hal tersebut diketahui berdasarkan hasil pengecekan dan koordinasi dengan Pusat Polisi Militer (Puspom) AD dan Kodam Jaya.
Baca JugaJokowi Akhirnya Buktikan Ijazah di Pengadilan"Adalah betul yang bersangkutan anggota TNI AD, tetapi bukan dari kesatuan Kostrad. Yang bersangkutan anggota Kodam III/Siliwangi yang pada saat kejadian tersebut sedang berada di Jakarta," kata Brigjen TNI Wahyu Yudhayana saat dihubungi wartawan di Jakarta, Minggu (19/1).
Dikatakan pula bahwa anggota tersebut saat ini sudah diamankan di Denpom Jaya/2, Cijantung untuk dilakukan pemeriksaan terkait dengan kejadian tersebut.
Baca JugaEks Kabareskrim Sebut Penyadapan Ilegal Bisa Tergolong MakarSementara itu, dia mengatakan bahwa pimpinan TNI AD berkomitmen untuk memproses anggota tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku bila ditemukan bukti tindakan-tindakan yang melanggar.
"Perkembangan hasil pemeriksaan akan disampaikan kemudian ya," ujarnya.
Baca JugaSetelah Penuh Drama, Nusron Wahid Akhirnya Diperiksa KPKBrigjen TNI Wahyu menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila menimbulkan ketidaknyamanan atas ulah oknum tersebut.
"Kami tegaskan sekali lagi bahwa yang bersangkutan adalah oknum, dan tidak mewakili institusi TNI AD," tegasnya. Red/HS
Baca JugaMAKI Soroti Rencana Dinas Nusron Wahid ke Jepang di Tengah Pemeriksaan KPK