Putraindonews.com - NTT | Pemerintah Kabupaten Sumba Timur menggelar Gerakan Pangan Murah atau GPM pada Selasa (21/11/23).
Kegiatan dilakukan seusai acara penyerahan alsintan aspirasi DPRD Prov. NTT kepada Poktan di Dinas Pertanian dan Pangan Kab. Sumba Timur.
Baca JugaLagi, Ratusan Siswa di Bogor Diduga Keracunan MBG
Bupati Sumba Timur, Khristofel Praing, dalam rangkaian acara kembali melanjutkan perjalanan ke utara Kabupaten Sumba Timur yakni Desa Kadahang Kecamatan Haharu guna mengikuti kegiatan GPM yang telah memasuki tahap ke-20 sejak bulan Juni 2023.
Dalam sambutannya Bupati Sumba Timur menyampaikan bahwa Pemerintah akan terus berupaya dalam berbagai aspek untuk mewujudkan masyarakat yang Sejahtera, Harmoni, dan Tertib sesuai Visi Misi Pemerintahan saat ini, salah satunya melalui Gerakan Pangan Murah ini.
Baca JugaMoeldoko Sarankan Keistimewaan Bebas Gage Bagi Mobil Listrik Dicabut
"Dan kegiatan terus dilaksanakan secara terus menerus karena ini merupakan sebagai momentum strategis bagi para pemangku kepentingan untuk bersinergi dan menyatukan persepsi dalam pengoptimalkan pembangunan ketahanan pangan masyarakat di masa yang akan datang," jelasnya.
"Membantu masyarakat agar dapat memperoleh bahan pokok dengan harga yang terjangkau, di bawah harga pasar, serta menjaga ketersediaan bahan pangan, menjaga Stabilsasi Pasokan dan Harga Pangan dan sebagai salah satu upaya dalam rangka upaya pengendalian inflasi pangan," pungkasnya.
Baca JugaMenlu Singapura Kunjungi Indonesia di Tengah Memanasnya Hubungan Indonesia-Singapura
Dalam kesempatan ini, Bupati Sumba Timur yang didampingi Kadis Pertanian, Kadis Sosial Kab. Sumba Timur dan pada saat yang sama juga turut hadir Anggota DPRD Prov. NTT, Rambu Konda A. Praing, S. Farm., menyerahkan bantuan benih Sorgum Label Biru kepada Poktan dan ternak Kambing kepada para Peternak.
Hadir pada kegiatan ini, para Pimpinan Perangkat Daerah, Bulog, Camat Haharu, Puskesmas Haharu, Kepala Desa Kadahang, BP3K Haharu, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan Masyarakat. Red/Nov
Baca JugaHUT ke-9, IMO-Indonesia Tegaskan Pentingnya Kualitas Pemberitaan