Putraindonews.com - Surabaya | Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya Jawa Timur tengah mengantisipasi lonjakan wisatawan saat libur panjang Hari Raya Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.
"Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan libur panjang di Kota Surabaya berjalan dengan tertib, aman, dan lancar," kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dalam keterangannya di Surabaya, Minggu (10/12/23).
Baca JugaMensesneg Ungkap Istana sedang 'Bersih-Bersih Pasca PenyadapanMenurut dia, pihaknya telah menggelar rapat bersama jajarannya terkait kesiapan menghadapi libur akhir tahun 2023.
Ia menyatakan akan memperbanyak petugas jaga di tempat-tempat wisata Surabaya.
Baca JugaKepala BIN Ungkap Penyadapan Ilegal Bisa Mengarah ke Makar"Jadi nanti setiap tempat, termasuk taman dan tempat-tempat hiburan yang ada di Kota Surabaya akan diperkuat, diperbanyak pasukan yang akan ada di posisi itu," katanya.
Wali Kota Eri mencontohkan, seperti di Romokalisari Adventure Land dan Kebun Binatang Surabaya (KBS) yang kerap menjadi destinasi wisata favorit masyarakat saat libur panjang.
Baca JugaBMKG Sebut Gempa Tektonik di Sigi Dipicu Aktivitas Sesar PaloloKarena itu, katanya, pada libur akhir tahun 2023, pihaknya akan mengantisipasi membludaknya jumlah pengunjung.
"Kami sampaikan nanti pembelian tiket KBS menggunakan aplikasi dengan jumlah yang ada di kapasitas maksimal. Jadi kalau kapasitas maksimalnya itu sampai jam segini, maka kami perhitungkan yang saya minta kemarin sampai berapa jam, pengunjung baru bisa masuk lagi, masuk lagi. Ini masih dihitung sama teman-teman," katanya.
Baca JugaJenderal Listyo Dicpot dari Dewan Penasihat KSPSIPada sisi lain, kata dia, pihaknya juga masih menunggu arahan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terkait dengan kenaikan COVID-19.
Ia mengharapkan adanya aturan dari pemerintah pusat, terkait hal tersebut.
Baca JugaGunung Semeru Muntahkan Awan Panas"Jadi kami menunggu nanti seperti apa, apakah memang diperbolehkan (wisata) tetapi menggunakan masker atau dibatasi jumlahnya. Jadi kita menunggu aturan dari pemerintah pusat,” ujarnya. Red/AG