Putraindonews.com, Jakarta – Dadan Hindayana, mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), kini menjalani pemeriksaan terkait kasus dugaan korupsi pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dadan diamankan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) karena diduga menjadi salah satu aktor kunci dalam kasus tersebut.
Baca JugaPrabowo Diminta Nonaktifkan Nusron WahidPenangkapan Dadan memicu efek domino yang luas terhadap kredibilitas tata kelola program MBG di berbagai wilayah Indonesia.
Terbaru, sorotan tajam publik mengarah pada gurita pengelolaan 41 dapur MBG di Provinsi Sulawesi Selatan yang berada di bawah kendali Yayasan Yasika Group.
Baca JugaMenteri Haji Disorot Usai Mencuat Isu Dua Anaknya Diangkat Jadi Tenaga AhliYayasan tersebut diketahui dipimpin oleh Yasika Aulia Ramadhani, yang merupakan putri kandung dari Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Yasir Machmud.
Hubungan kekerabatan antara pengelola proyek negara bernilai fantastis ini dengan elite politik daerah memicu kekhawatiran publik akan adanya potensi benturan kepentingan (conflict of interest).
Baca JugaDino Patti Djalal Tepis Isu Singapura Bersekongkol Lemahkan Pasar Modal IndonesiaMenyikapi hal itu, Komunitas Cinta Indonesia (KCI) melalui Ketua Umumnya, Moh. Aldy Maulana, mendesak aparat penegak hukum untuk segera melakukan audit investigatif menyeluruh terhadap seluruh dapur MBG yang dikelola oleh Yasika Group. Red/HS