Putraindonews.com,Jakarta - Kepolisian Daerah Bali mengungkapkan bahwa diduga ada sembilan orang yang menjadi pelaku perampokan terhadap seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Ukraina berinisial ll.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Bali Kombes Pol. Ariasandy dikutip dari Antara, Jumat (31/1) mengatakan para terduga pelaku dari laporan korban berasal dari Negara Rusia, Ukraina dan Kazakhstan.
Baca JugaJokowi Akhirnya Buktikan Ijazah di Pengadilan"Kalau dari pelapor memang ada melaporkan sembilan orang yang diduga WNA Rusia, Ukraina dan Kazakhstan," kata Kombes Pol. Ariasandy.
Dia mengatakan pihak kepolisian Polda Bali telah juga telah memanggil para terduga pelaku lewat konsulatnya masing-masing untuk dimintai keterangan. Namun demikian, mereka tidak memenuhi panggilan dan bahkan telah dipanggil sebanyak dua kali.
Baca JugaEks Kabareskrim Sebut Penyadapan Ilegal Bisa Tergolong Makar"Sembilan orang sesuai yang dilaporkan korban dipanggil melalui konsulat-nya. Sudah dua kali panggilan, namun belum hadir," katanya.
Kasus tersebut saat ini telah ditangani pihak Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Bali dan telah melakukan lidik dan menyampaikan hasil kepada pelapor atau korban dan sudah dua.
Baca JugaSetelah Penuh Drama, Nusron Wahid Akhirnya Diperiksa KPKSurat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) yang dikirimkan oleh penyidik.
Polda Bali juga telah melaksanakan dua kali pra rekonstruksi di tempat kejadian perkara (TKP) dan berkoordinasi dengan Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri dan kedutaan besar serta imigrasi terkait kasus tersebut.
Baca JugaMAKI Soroti Rencana Dinas Nusron Wahid ke Jepang di Tengah Pemeriksaan KPKKendati demikian, kini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui siapa para pelaku dari dugaan perampokan dan penculikan tersebut.
"Terkait kasus ini Polda Bali sangat serius menangani kasus ini dan tentunya kita berharap secepatnya dapat diungkap," imbuhnya. Red/Nov
Baca JugaMA Rencana Jelaskan Masalah Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Hari Ini