Putraindonews.com - Jakarta | Kepolisian sektor (Polsek) Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel) kini masih menanti hasil Laboratorium Forensik (Labfor) dari Polri terkait dugaan penyebab kebakaran hotel di Melawai, Jaksel, Kamis (17/8) malam.
"Itu (penyebab kebakaran) belum tahu karena yang bisa menentukan bukan dari damkar (pemadam kebakaran) tapi dari Labfor, " kata Kapolsek Kebayoran Baru, Kompol Tribuana Seno saat dihubungi di Jakarta, Jumat (18/8).
Baca JugaJokowi Akhirnya Buktikan Ijazah di Pengadilan Selain itu, dia menjelaskan pihaknya sampai Jumat pagi ini belum bisa masuk ke tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran karena masih berasap."Kami belum sempat masuk karena masih berasap di dalam (hotel). Tapi informasi awal yaitu kebakaran di lantai dua," katanya.
Tribuana juga telah memeriksa para saksi yaitu pemilik hotel, resepsionis dan karyawan hotel mengenai kebakaran tersebut.
Baca JugaEks Kabareskrim Sebut Penyadapan Ilegal Bisa Tergolong MakarSebelumnya, puntung rokok yang masih menyala diduga menjadi pemicu kebakaran salah satu hotel di kawasan Melawai, Jakarta Selatan, Kamis malam (17/8) pada pukul 23.50 WIB sehingga menyebabkan korban tiga orang tewas.
"Penyebab korban tewas diduga terjebak oleh kepungan asap tebal dari lantai dua hingga empat," kata perwira piket Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Selatan Sukur Sarwono.
Baca JugaSetelah Penuh Drama, Nusron Wahid Akhirnya Diperiksa KPKSukur menjelaskan, ketiga korban adalah satu pria bernama Hilal (42) dan dua wanita yang belum diketahui identitasnya, kemudian tiga orang luka-luka yakni dua pria bernama Triyana (25), Firmansyah (27) dan satu wanita bernama Nadia (23).
Sukur menyebutkan, kebakaran yang melanda salah satu hotel di kawasan Melawai, Jakarta Selatan itu diduga akibat puntung rokok yang masih menyala kemudian merambat ke barang-barang yang ada di ruangan tersebut.
Baca JugaMAKI Soroti Rencana Dinas Nusron Wahid ke Jepang di Tengah Pemeriksaan KPK"Kebakaran terjadi akibat puntung rokok di lobi hotel tersebut yang terletak di lantai dua karena bangunan tidak memiliki ventilasi maka asap memenuhi seluruh ruangan di lantai dua dan tiga juga," katanya. Red/HS