Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Polisi Sebut Kematian Turis Malaysia di Riau Disebabkan Karena Sakit

S Samsuddin • 21 Oct 2024 • 0 komentar
Polisi Sebut Kematian Turis Malaysia di Riau Disebabkan Karena Sakit

Putraindonews.com, Batam - Kepolisian Resor (Polres) Karimun, Kepulauan Riau telah memastikan kalau seorang turis Malaysia yang ditemukan meninggal di kamar salah satu hotel di daerah tersebut disebabkan karena sakit yang dialaminya.

“Penyebab kematian sudah jelas, bahwa penyakit dari korban sendiri,” kata Kasi Humas Polres Karimun Ipda Irwan dikutip Antara, Minggu (20/10).

Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat

Warga negara asing (WNA) Malaysia yang meninggal dunia bernama Baharani bin Juson usia 71 tahun. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (19/10) dini hari.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan petugas Polres Karimun, diketahui almarhum ke Karimun bersama tiga orang temannya dari Malaysia masuk melalui Pelabuhan Internasional Tanjung Balai Karimun, pada Jumat (18/10), dengan tujuan untuk berlibur.

Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya Triliunan

Almarhum dan ketiga temannya tiba sekitar pukul 13:00 WIB, langsung menuju penginapan. Lalu pukul 17:00 WIB pergi ke pasar malam untuk minum kopi.

“Lokasi ini tidak jauh dari penginapan korban,” kata Irwan.

Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan Karhutla

Almarhum mengeluhkan sakit pada bagian dada dan perut pada pukul 17:45 WIB. Kondisi tersebut diketahui rekannya saksi 1.

Saksi 1 membantu meredakan sakit dengan cara mengurut perut almarhum menggunakan minyak angin. Hingga pukul 18:30 WIB, kondisi kian memburuk, hingga dibawa ke RSUD Muhammad Sani.

Baca JugaMNC Bank Angkat Bicara Soal Nasabah Susah Tarik Uang

Di rumah sakit almarhum langsung mendapat penanganan medis oleh dokter siaga. Dokter menanyakan apa keluhan yang dirasakan, dan riwayat penyakit.

“Korban menjawab memiliki sakit bawaan,” katanya.

Dokter juga melakukan cek jantung, pernafasan serta tensi almarhum dengan hasil tekanan darah rendah. Diagnosis dokter menyatakan almarhum mengalami gangguan pada lambung dan disarankan untuk disuntik.

Baca JugaRicuh Penolakan Konser Andrea Bocelli di JIExpo

Setelah disuntik, lanjut Irwan, dokter mengecek kondisi kesehatan almarhum dengan hasil sudah membaik dan diperbolehkan pulang.

Almarhum bersama saksi 1 kembali ke penginapan pada pukul 21:00 WIB. Sempat pindah kamar ke lantai satu, untuk memudahkan bisa sewaktu-waktu kesehatannya menurun.

Baca JugaHadapi Cuaca Ekstrem, Polres Blitar Kota Gelar Apel Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi 2026

Keesokan harinya, Sabtu (19/10) dini hari, kata Irwan, almarhum membangunkan rekan-rekannya dan mengatakan dada serta perutnya terasa sakit.

“Selanjutnya korban kejang-kejang dan terbaring di atas tempat tidur tidak sadarkan diri,” ujarnya.

Baca JugaAntisipasi Pengamanan, Sebanyak 20 Ribu Lebih Pasukan Dikerahkan ke Jakarta

Rekan almarhum lantas memberitahukan pihak hotel untuk menghubungi layanan medis terdekat. Hingga pukul 01:15 WIB, petugas medis Puskesmas Balai tiba di penginapan melakukan pemeriksaan denyut nadi, tapi sudah tidak berdenyut dan dinyatakan meninggal dunia pukul 01:10 WIB.

Pukul 01:59 WIB Pawas SPKT Polres Karimun dan Kapolsek Balai Karimun tiba di tempat kejadian perkara melakukan tindakan kepolisian. Tim Inafis Polres Karimun juga diturunkan melakukan oleh tempat kejadian.

Baca JugaDukung Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil 0808/15 Gandusari Dampingi Petani Panen Cabai Di Desa Semen

Setelah olah TKP selesai, sekitar pukul 04:00 WIB, jenazah almarhum dibawa ke RSUD M Sani untuk dilakukan visum.

“Polres Karimun menurunkan unit identifikasi untuk memastikan kematian WNA tersebut dengan hasil korban meninggal disebabkan penyakit bawaan, yaitu penyakit lambung. Diperkuat dengan hasil visum et refertum dokter RSUD Karimun,” katanya.

Baca JugaMutasi Besar-Besaran Sejumlah Perwira Polri di Tengah Isu Penangkapan par Jenderal

Selanjutnya, kata Irwan, jenazah almarhum dikebumikan di Kabupaten Karimun atas permintaan dan persetujuan pihak keluarga. Red/JH

Bagikan berita:

Berita Terkait