Putraindonews.com, Banten – Kapolda Banten Irjen Pol Hengki mengatakan bahwa temuan pelampung dari hasil pencarian di hari ketiga, Kamis (10/9) bukan milik kapal tim jurnalis yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau pada Senin (7/9).
"Berdasarkan hasil pemeriksaan (pelampung) bukan merupakan milik Kapal Arupadhatu 1 yang sampai sekarang belum ditemukan. Life jacket warna oranye dan pelampung warna putih bukan alat-alat keselamatan yang dimiliki oleh kapal Arupadhatu," ungkap di Pos SAR Dermaga Marina Carita, Pandeglang, Banten, Jumat (11/9).
Baca JugaResmikan Sekretariat "Rumah Besar", IMO-Indonesia Uji Coba Aplikasi AdS Media OnlineKeterangan serupa juga diperkuat dengan pernyataan pemilik Kapal Arupadhatu 1, Sandi, yang telah diinvestigasi oleh pihak kepolisian.
Sandi saat dikonfirmasi di lokasi yang sama juga memastikan pelampung yang ditemukan oleh KAL Anyer I-3-64 pada operasi pencarian di hari ketiga bukan merupakan peralatan keselamatan milik kapal yang disewakannya untuk tim jurnalis berangkat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau pada Senin (7/9). Red/TK
Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi Masyarakat