Putraindonews.com, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan Presiden RI Prabowo Subianto tengah memerintahkan untuk membentuk badan usaha milik negara (BUMN) baru yang bergerak di sektor tekstil.
Rencana tersebut, kata Airlangga, disampaikan Prabowo dalam rapat yang berlangsung di Hambalang, Bogor, Jawa Barat pada Minggu (11/1) lalu.
Baca JugaLagi, Ratusan Siswa di Bogor Diduga Keracunan MBGIa menyebut, pembentukan BUMN tekstil dan garmen merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah dalam menghadapi risiko kebijakan tarif AS. Pembentukan BUMN ini berada langsung di bawah kendali Danantara.
"Akan membentuk BUMN baru khusus tekstil. Tidak menghidupkan (perusahaan tekstil lama)," ungkap Airlangga dalam acara Indonesian Business Council (IBC) Business Outlook 2026 di Jakarta, Rabu (14/1).
Baca JugaMoeldoko Sarankan Keistimewaan Bebas Gage Bagi Mobil Listrik DicabutLanjutnya, berdasarkan hasil studi yang telah final, rencana tersebut akan dilanjutkan dengan penyusunan roadmap penguatan industri tekstil dan produk tekstil (TPT).
Untuk mendukung proyek tersebut, pemerintah siap menyuntikkan dana sebesar US$ 6 miliar atau setara Rp 100,8 triliun. Red/HS
Baca JugaMenlu Singapura Kunjungi Indonesia di Tengah Memanasnya Hubungan Indonesia-Singapura