Putraindonews.com, Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto mengenai daftar 10 perusahaan minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) yang diduga lakukan praktik curang dengan memanipulasi harga ekspor.
"Ini (sembari menunjuk dokumen–red) jaga-jaga kalau ditanya bisa jawab," ucap Purbaya saat tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (21/5).
Baca JugaResmikan Sekretariat "Rumah Besar", IMO-Indonesia Uji Coba Aplikasi AdS Media OnlinePurbaya belum merinci pihak-pihak yang diduga terlibat dalam praktik manipulasi dokumen tersebut.
Meski begitu, dirinya telah menyiapkan laporan berupa 10 perusahaan besar yang diduga melakukan under invoicing.
Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi Masyarakat"Ini ada beberapa catatan perusahaan CPO yang mana yang lakukan manipulasi harga. Jadi kalau ditanya saya akan jawab," ujarnya kepada wartawan.
"Jadi ini ada 10 perusahaan besar, tiga (perusahaan) pengapalan, masing masing perusahaan saya random pilih," sambungnya. Red/HS
Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat