Putraindonews.com, Jakarta – Raja Inggris Charles III menyenggol pemerintahan Donald Trump saat berpidato di hadapan Kongres Amerika Serikat (AS).
Meski tidak secara terang-terangan menyebut nama Trump, Charles menyinggung pentingnya supremasi hukum, demokrasi, serta peran global AS sebagai teladan dunia.
Baca JugaTrump Kembali Tebar Ancaman Andai Republik Kalah di Pemilu Sela 2026Ia secara tersirat memberi sinyal ketidaksetujuannya terhadap arah politik Amerika saat ini, sembari menegaskan pentingnya menjaga pilar utama demokrasi Barat seperti mekanisme checks and balances di dalam negeri, kekuatan aliansi internasional, serta toleransi antarumat beragama.
Melansir analisis CNN International, pidato ini dinilai sebagai bentuk 'peringatan halus' terhadap arah politik AS saat ini, teristimewa di bawah kepemimpinan Trump.
Baca JugaJenderal Zhang Shengmin Dipromosi ke Puncak Kekuasaan Militer ChinaMeski dibalut bahasa diplomatik, pesan Charles dianggap menyasar isu-isu sensitif seperti perubahan iklim, perang, hingga hubungan internasional. Red/HS