Putraindonews.com, Bulukumba – Rumah Buku SaEsa kembali menegaskan perannya sebagai ruang alternatif literasi di laju modernisasi. Dalam suasana sore yang mendung, Rabu (3/12/2025), fasilitator Rumah Buku SaEsa, Nur’ Ain, menata tumpukan kata yang menjadi aktivitas hariannya.
Ain menilai buku sebagai jendela yang membuka banyak ekosistem pengetahuan. Menurutnya, kualitas seseorang dapat dilihat dari kedekatannya dengan bacaan.
Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat“Lima tahun ke depan engkau akan seperti ini atau malah lebih buruk dari hari ini, tergantung dua hal: dengan siapa kamu bergaul dan buku apa yang telah kamu baca,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa buku memiliki kekuatan mengubah cara pandang dan membentuk kebijaksanaan hidup seseorang yang berani bertanya tentang dunia. “Buku dapat merusak kebodohan,” tegas Ain.
Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya TriliunanRumah Buku SaEsa, lanjutnya, hanya dapat bertahan jika didukung para pembaca. Ia mendorong masyarakat menjadikan buku sebagai bagian dari keseharian.
“Matikan layarmu dan nyalakan bukumu,” tutupnya. Red/MB
Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan Karhutla