Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Sanggar Kampoeng Kaki Langit Resmi Dilaunching, Aksi Akkarungeng Jadi Ruang Anak Menuturkan Kisah dan Hikmah

S Samsuddin • 09 Nov 2025 • 0 komentar
Sanggar Kampoeng Kaki Langit Resmi Dilaunching, Aksi Akkarungeng Jadi Ruang Anak Menuturkan Kisah dan Hikmah

Putraindonews.com, Maros - Suasana hangat penuh tawa dan haru menyelimuti Dusun Tamarunang, Desa Baji Mangngai, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Sabtu malam (8/11).

Anak-anak dan masyarakat tumpah ruah dalam kegiatan bertajuk “Aksi Akkarungeng: Ruang Anak Kampoeng Menuturkan Kisah & Hikmah.”

Baca JugaResmikan Sekretariat "Rumah Besar", IMO-Indonesia Uji Coba Aplikasi AdS Media Online

Kegiatan ini menjadi momen bersejarah dengan peresmian Sanggar Kampoeng Kaki Langit secara simbolis oleh Bupati Maros, Dr HAS Chaidir Syam, S.IP, MH yang menandai lahirnya sebuah ruang edukasi dan kebudayaan baru di Kabupaten Maros.

Langkah Nyata dari Kampung untuk Anak Negeri

Sanggar Kampoeng Kaki Langit hadir sebagai wadah pembelajaran berbasis literasi, seni, dan pemberdayaan berkelanjutan (sustainable empowerment).

Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi Masyarakat

Sanggar ini berfokus pada tumbuh kembang anak melalui pendekatan kreatif yang menanamkan nilai budaya dan karakter positif sejak dini.

Dalam sambutannya, Bupati Maros menyampaikan apresiasinya atas inisiatif masyarakat yang turut mengambil peran dalam pendidikan dan kebudayaan.

Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat

“Kampoeng Kaki Langit adalah wujud nyata semangat gotong royong. Ini langkah kecil tapi bermakna besar membangun peradaban dimulai dari kampung sendiri, dengan cinta terhadap budaya dan semangat kebersamaan,” ujar Bupati Chaidir Syam.

Acara dibuka dengan penuh khidmat oleh Imam Dusun Tamarunang, yang memberikan sambutan hangat dan doa agar kegiatan ini membawa keberkahan bagi masyarakat.

Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya Triliunan

“Kami bersyukur kampung ini menjadi tempat anak-anak belajar dan berkarya. Semoga Sanggar Kampoeng Kaki Langit menjadi jalan bagi lahirnya generasi yang cerdas, beradab, dan beriman,” ujar Imam Dusun Tamarunang Agus Salim dalam sambutannya.

Kreativitas Anak Kampoeng yang Menginspirasi

Kegiatan Aksi Akkarungeng diisi dengan berbagai penampilan anak-anak, mulai dari musikalisasi puisi dan Tarian Harapan bertema Tulisan Cita SiSeSa Dance Care, teater anak kampoeng, dan pertunjukan dongeng oleh kak Mangga, hingga orasi Sumpah Pemuda oleh Kak Jamil.

Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan Karhutla

Ada pula penandatangan dokumen resmi Kampoeng Kaki Langit oleh Imam Dusun Tamarunang.

Semua karya tersebut merupakan hasil pendampingan tim Sanggar Kampoeng Kaki Langit yang secara konsisten mengembangkan kreativitas dan rasa percaya diri anak-anak.

Baca JugaMNC Bank Angkat Bicara Soal Nasabah Susah Tarik Uang

Founder Sanggar Kampoeng Kaki Langit, Melati Syahrir, menyampaikan bahwa pendirian sanggar ini berangkat dari mimpi sederhana untuk menyediakan ruang yang aman dan bermakna bagi anak-anak.

“Kami ingin anak-anak punya tempat untuk belajar, bercerita, dan mengenali akar budayanya. Dari sini mereka bisa tumbuh dengan cinta, empati, dan keberanian untuk bermimpi,” ujar Melati yang dikenal sebagai pegiat literasi itu.

Baca JugaRicuh Penolakan Konser Andrea Bocelli di JIExpo

Dukungan dan Kolaborasi

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Pertamina Patra Niaga, sebagai bentuk sinergi dunia usaha dalam penguatan sektor sosial dan pendidikan masyarakat.

Dengan semangat kolaboratif, Sanggar Kampoeng Kaki Langit diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan literasi, seni, dan budaya yang berkelanjutan di Maros. Sanggar ini juga diaharapkan akan menjadi inspirasi bagi kampung-kampung lain untuk menyalakan cahaya pendidikan dari akar rumput.

Baca JugaHadapi Cuaca Ekstrem, Polres Blitar Kota Gelar Apel Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi 2026

Menutup dengan Cahaya dan Doa

Acara Aksi Akkarungeng ditutup dengan doa bersama dan janji anak-anak untuk terus menjaga semangat belajar serta berkarya.

Dari kampung kecil di Maros, mereka percaya, cahaya perubahan bisa menyala menembus langit yang lebih luas. Red/RT

Baca JugaAntisipasi Pengamanan, Sebanyak 20 Ribu Lebih Pasukan Dikerahkan ke Jakarta
Tags: #budaya

Bagikan berita:

Berita Terkait