JAKARTA | 6 (enam) perguruan tinggi negeri pariwisata yang berada di bawah naungan Kemenparekraf buka seleksi calon mahasiswa.
Seleksi diterapkan sebagai langkah awal untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) pariwisata yang profesional baik dari sisi kualitas maupun kuantitas.
Baca JugaPaku Buwana XIV Hangabehi Adakan Upacara Kenaikan TahtaMenteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio dalam pernyataannya di Jakarta, Kamis (23/4/2020) mengatakan, pendidikan pariwisata merupakan bagian yang sangat penting dalam pembangunan kepariwisataan Indonesia.
Untuk itu ia mengajak lulusan sekolah menengah atas atau sederajat (SMA/SMK/MAN) di seluruh Indonesia mengikuti seleksi dan bersama mengembangkan pariwisata Indonesia masa depan.
Baca JugaTelah Lahir Pasinrilik Perempuan Pertama dari Sanggar Seni Antara Nusantara Gowa"Seiring dengan peningkatan pariwisata di Indonesia ke depan, maka secara otomatis peran sumber daya manusia pariwisata di Indonesia menjadi sangat strategis untuk dipersiapkan dan dikembangkan secara profesional baik dari sisi kualitas maupun kuantitas," kata Wishnutama Kusubandio.
Saat ini terdapat enam (6) Perguruan Tinggi Negeri Pariwisata di bawah naungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yakni Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bandung, Politeknik Pariwisata (POLTEKPAR) Bali, Politeknik Pariwisata (POLTEKPAR) Makassar, Politeknik Pariwisata (POLTEKPAR) Medan, Politeknik Pariwisata (POLTEKPAR) Palembang dan Politeknik Pariwisata (POLTEKPAR) Lombok.
Baca JugaBupati Blitar: Jamasan Gong Kyai Pradah 2026 Manivestasi Pelestarian Pariwisata Seni BudayaKepala Pusat Pengembangan SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Anggara Hayun Anujuprana mengatakan, seleksi bersama ini pertama kali dimulai pada 2016. Bertujuan memberikan akses yang lebih mudah dan kesempatan lebih besar bagi lulusan sekolah menengah atas (SMA/SMK/MA) seluruh Indonesia untuk mendapatkan pendidikan pariwisata.
Seleksi bersama memiliki peluang yang lebih besar untuk mendapatkan calon mahasiswa terbaik dari berbagai wilayah di Indonesia. Selain nantinya masing-masing perguruan tinggi tersebut juga akan melakukan seleksi mandiri.
Baca JugaPengalaman Baru Bakal Dihadirkan Bus TransJakarta per Agustus Mendatang"Dengan sistem penerimaan terpadu diharapkan para calon mahasiswa dapat mengikuti seleksi di enam kota. Terbuka kesempatan bagi peserta tes untuk memilih perguruan tinggi dan program studi manapun diantara ke enam Perguruan Tinggi tersebut tanpa harus mengikuti tes di kota tempat Perguruan Tinggi tersebut berada," kata Hayun.
Proses pelaksanaan seleksi melalui jalur SBM-PTNP akan melalui beberapa tahapan yakni: Pendaftaran Online, Tes Seleksi Tahap 1 yaitu Psikotes dan Bahasa Inggris, Pengumuman Seleksi Tahap 1, Tes Seleksi Tahap 2 yaitu Pemeriksaan Kesehatan dan Wawancara, serta yang terakhir adalah Pengumuman Tahap 2.
Baca JugaFestival Cisadane 2026, 'Lestarikan Budaya'Dalam seleksi ini, setiap calon peserta dapat memilih tiga program studi dari enam PTNP di bawah Kemenparekraf. Setiap calon peserta juga dapat memilih sendiri lokasi tempat seleksi/ujian berdasarkan lokasi perguruan tinggi pariwisata di lingkungan Kemenparekraf/Baparekraf.
"Proses pendaftaran SBM-PTNP merupakan bentuk implementasi atau salah satu bukti dalam pengaplikasian era Pendidikan 4.0. Dimana calon peserta didik tidak lagi melakukan pendaftaran di perguruan tinggi negeri pariwisata yang diinginkan secara manual tetapi dapat dilakukan dengan cara online," ujarnya.
Baca JugaIntegrasi SID, Website dan Medsos Jadi Kunci Promosi Potensi DesaProses pendaftaran SBM-PTNP dibuka mulai 10 Maret 2020 hingga 20 Mei 2020 melalui website http://sbmptnp.kemenparekraf.go.id/.
Seluruh informasi dan prosedur pendaftaran seleksi masuk dapat dilihat melalui website pendaftaran tersebut. RED/RH
Baca JugaAmelia Sajidah, Travel Creator Mengangkat Indonesia Timur Punya Cerita