Putraindonews.com, Jakarta – Sejumlah warganet mengaku menerima teror intimidasi hingga doksing usai mengkritik Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo di media sosial.
Mereka diminta menghapus postingan yang mengulas perihal polemik mutasi ASN di Kementerian PU, dugaan nepotisme, hingga kedekatan Dody dengan Haji Isam.
Baca JugaPesawat Asian One Air Alami Kecelakaan di Bandara Bilorai Intan JayaDody sendiri telah menepis tudingan tersebut karena dinilai tidak memiliki dasar yang kuat
Baca JugaSejumlah Pelari Nekat Terobos Pagar Cut-Off PointSebelumnya, seorang dosen Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM), Nabiyla Risfa Izzati diduga menerima ancaman, intimidasi, hingga doxing data pribadi setelah mengkritik dugaan mutasi seorang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kementerian PU.
Nabiyla mengaku memperoleh pesan WhatsApp (WA) dari nomor tak dikenal yang berisi ancaman, intimidasi, serta penyebaran data pribadi dirinya dan keluarganya. Red/HS
Baca JugaJelang Jakarta Running Festival dan Konser Ye, Pemprov DKI Gelar Modifikasi CuacaSumber Foto : Antara