Putraindonews.com, Jakarta - Di tengah upaya pemerintah mereformasi sistem evaluasi pendidikan, Wakil Ketua Komisi X DPR RI dari Fraksi PKS, Kurniasih Mufidayati, menilai pelaksanaan TKA SMP berjalan lancar di berbagai daerah dan menunjukkan arah kebijakan yang lebih progresif.
Ia menekankan bahwa kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang menempatkan TKA sebagai alat diagnosis kemampuan siswa merupakan langkah penting dalam membangun sistem pendidikan berbasis data.
Baca JugaKomisi X Rencana Panggil Kemdiktisaintek Perihal Soal Pendirian Universitas Republik Indonesia“TKA bukan lagi sekadar alat ukur kelulusan, melainkan instrumen untuk memetakan kemampuan siswa secara nasional. Ini harus ditindaklanjuti dengan kebijakan yang tepat sasaran,” ujar Kurniasih dalam keterangannya, Selasa (14/4/2026).
Menurut dia, hasil pelaksanaan TKA pada jenjang SMP—serta sebelumnya di tingkat SMA—dapat menjadi pijakan awal untuk menyempurnakan pelaksanaan TKA tingkat sekolah dasar (SD) yang dijadwalkan berlangsung pada 20–30 April 2026.
Baca JugaKepala BGN Baru Harus Lebih Masifkan Program MBG, Jangan Abaikan Hak Jutaan Penerima ManfaatKurniasih menyoroti pentingnya pendekatan yang lebih adaptif bagi siswa usia SD, terutama dalam menciptakan suasana yang nyaman saat mengikuti evaluasi. “Secara usia, pelajar SD membutuhkan pendekatan yang lebih ramah agar dapat mengikuti TKA dengan baik,” katanya.
Lebih jauh, ia mendorong agar hasil TKA dimanfaatkan secara optimal untuk menyusun peta capaian belajar siswa hingga ke tingkat sekolah. Data tersebut, menurutnya, krusial untuk mengidentifikasi kesenjangan kualitas pendidikan antarwilayah.
Baca JugaPerkuat Diplomasi Parlemen, Irine Y. Roba: Kampus Jadi Mitra Strategis Kebijakan NasionalSelain itu, ia menilai hasil TKA dapat menjadi dasar dalam merancang intervensi pembelajaran berbasis data, termasuk penguatan literasi dan numerasi di daerah dengan capaian rendah. Peningkatan kapasitas guru melalui pelatihan yang relevan dengan kebutuhan siswa juga dinilai penting.
Integrasi hasil TKA dalam perencanaan pendidikan daerah—termasuk dalam penyusunan program dan alokasi anggaran—menjadi langkah lanjutan yang perlu diperkuat.
Baca JugaSoroti Kecelakaan Kereta Bekasi, Lasarus: Perlintasan Sebidang Jadi Biang Masalah, Desak Evaluasi Nasional“Dengan pemanfaatan data yang optimal, TKA dapat menjadi instrumen penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh,” kata Kurniasih. Red/ES