Putraindonews.com - Jakarta | Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto tengah melakukan manuver politik dengan mengumpulkan 38 Ketua DPD 1 Golkar seluruh Indonesia.
Rencananya, pertemuan tersebut akan menjadi momentum dalam mendorong Prabowo Subianto maju sebagai bcalon presiden di 2024 mendatang.
Baca JugaBahlil Tanggapi Isu Soal Keterlibatannya dalam Kasus Penyadapan IlegalKetua Golkar DPD 1 Kalimantan Barat Maman Abdurrahman mengatakan, pertemuan Airlangga dan jajaran Golkar berlangsung di Bali.
Salah satu yang dibahas dalam pertemuan tersebut yakni terkait penolakan wacana Munaslub. Selain itu, muncul juga dorongan dari mayoritas pengurus Golkar daerah tingkat 1 untuk merapat mengusung Ketum Gerindra Prabowo Subianto di Pilpres 2024.
Baca JugaDasco Tanggapi Wacana Pemakzulan Gibran, Sebut Tunggu setelah Reses"Pertemuan dengan 38 Ketua DPD 1 seluruh Indonesia di Bali kemarin dengan Ketua Umum, selain membicarakan terkait penolakan Munaslub juga di dalam diskusi santai dan informal sebagian besar suasana kebatinan beberapa DPD 1 mendorong agar Golkar bisa berkoalisi dengan Gerindra," kata Maman Abdurrahman, Minggu (30/7).
Maman menangkapkan alasan sejumlah pengurus mendorong Golkar berkoalisi dengan Gerindra. Maman menyebutkan latar belakang politik Prabowo yang pernah di Golkar.
Baca JugaDasco Bantah Isu terkait Dirinya Bakal Jadi Cawapres"Dikarenakan Pak Prabowo kan pernah di Golkar dan di pilpres tahun 2014 Golkar pernah berkoalisi mendukung Pak Prabowo," paparnya.
Tidak hanya itu, menurut jajaran DPD Golkar, elektabilitas Prabowo juga signifikan.
Baca JugaNama Seskab Teddy Diisukan Diperiksa POM?"Ditambah lagi secara elektabilitas Pak Prabowo menurut kawan-kawan DPD 1 Golkar cukup mentereng dan signifikan," pungkasnya. Red/HS