Putraindonews.com, Jakarta – Kondisi di luar dugaan menimpa armada bus DMR 715, milik operator Damri rute Koridor 9 (Pinang Ranti - Pluit) tiba-tiba mengeluarkan asap tebal disertai dengan cairan hijau.
Peristiwa itu terjadi di saat bu tersebut tengah berhenti di Halte Pancoran, sekira pukul 13.30 WIB.
Baca JugaResmikan Sekretariat "Rumah Besar", IMO-Indonesia Uji Coba Aplikasi AdS Media OnlineAtas kejadian tersebut, Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, menyampaikan permohonan maaf kepada para penumpang yang panik menlihat insiden tersebut.
"PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya atas gangguan teknis yang terjadi pada armada bus DMR 715, milik operator Damri rute Koridor 9 (Pinang Ranti - Pluit) di Halte Pancoran pada Sabtu (14/2) pukul 13.33 WIB," kata Ayu dalam keterangan resmi, dikutip Senin (16/2).
Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi MasyarakatMenurut Ayu, peristiwa munculnya asap dari kap mesin belakang terjadi karena adanya kebocoran pada radiator bus serta lepasnya vanbelt. Namun, masalah ini sudah ditangani dengan cepat oleh petugas di lapangan.
"Seluruh pelanggan telah dievakuasi dengan aman ke area halte dan dialihkan ke bus berikutnya dengan tertib," ujarnya.
Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah RakyatNamun, sebagai langkah tegas dalam menjaga standar keselamatan, Transjakarta memutuskan untuk melakukan pemberhentian operasi sementara (grounded) armada bus DMR 715. Red/HS