Putraindonews.com, Jakarta - Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan suasana audiensi di lokasi proyek PT Chandra Asri Alkali (CAA) yang berada di Kawasan Industri Krakatsu Kota Cilegon.
Dalam video tersebut, terlihat sebuah ruangan tempat berlangsungnya audiensi dipadati para pengusaha lokal hingga beberapa di antaranya terpaksa mengikuti audiensi dengan berdiri mengelilingi meja.
Baca JugaJokowi Akhirnya Buktikan Ijazah di PengadilanDalam video yang sama juga tampak terdengar seorang perwakilan pengusaha dengan nada tinggi meminta penerjemah menyampaikan kepada pihak CAA agar pengusaha lokal diberi porsi pekerjaan di Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut.
"Porsinya harus jelas, tanpa ada lelang. Rp5 triliun untuk Kadin, tanpa ada lelang, bagi, selesai, clear," ucap serorang pengusaha dalam video tersebut dikutip pada Senin (12/5).
Baca JugaEks Kabareskrim Sebut Penyadapan Ilegal Bisa Tergolong MakarSementara itu, Wakil Ketua Kadin Kota Cilegon, Mulyadi Sanusi yang turut hadir dalam audiensi membenarkan adanya permintaan pekerjaan senilai Rp5 triliun tersebut.
"Kami dari Kadin bersama dengan Hipmi dan para pengusaha lokal lainnya melakukan audiensi itu, ingin memastikan sekaligus menegaskan bahwa jangan sampai kami jadi penonton dan gigit jari dengan adanya proyek CCA senilai Rp15 trilun tersebut, "ujar Mulyadi Sanusi dikutip.
Baca JugaSetelah Penuh Drama, Nusron Wahid Akhirnya Diperiksa KPKDiketahui, CAA merupakan anak perusahaan dari PT. Chandra Asri Pasific Tbk, yang sedang membangun pabrik Chlor Alkali Ethylene Dichloride (CA-EDC) di Kota Cilegon dengan nilai investasi Rp 15 triliun. Red/TK