TANGSEL - BANTEN | Kisah hidup Aisyah menjadi viral setelah ia menjadi yatim piatu karena sang ibunda meninggal karena covid-19 pada hari Sabtu tanggal 16/1/2021.
Sebelumnya, ayah Aisyah meninggal dunia beberapa tahun lalu.
Baca JugaKru Kapal Pengangkut Lima Jurnalis yang Hilang Ditemukan, IMO-Indonesia Dorong Pencarian DiperpanjangMenyikapi hal ini, Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, Rabu (20/1/2021) menyatakan, Pemerintah Kota akan mengambil beberapa langkah yang pada intinya bertujuan untuk memberikan yang terbaik bagi Aisyah.
Pertama, saat ini Pemkot melalui Perangkat Daerah terkait akan melakukan penanganan terhadap Aisyah dalam konteks medis dan juga psikis. Aisyah saat ini sudah diberikan pengobatan untuk mengatasi covid-19 dan diberikan konsultasi Psyco-healing.
Baca JugaWaspada! Jakarta Bakal Macet Parah, 50 Ribu Buruh Siap Demo 24 SeptemberKedua, Kami memastikan bahwa Aisyah terus dapat menjalani aktifitasnya sebagaimana biasa seperti mengikuti pelajaran secara virtual dan aktifitas rutin lainnya.
Ketiga, Pemkot Tangsel akan menanggung biaya pendidikan dan biaya hidupnya, dan
Baca JugaKebakaran di Kebayoran Lama, Kerugian Ditaksir Capai Rp1,2 MiliarKeempat, untuk ke depan, kita akan mengambil langkah terbaik semata-mata bagi kepentingan Aisyahâ€.
Airin menambahkan, satu hal yang perlu dicatat, Aisyah masih tergolong anak-anak dan oleh karenanya harus mendapatkan perlindungan yang maksimal, serta penanganannya harus sangat hati-hati.
Baca JugaPeringatan HUT ke-81 TNI Batal Digelar di Monas, Dipindahkan ke Cilangkap“Dalam hal ini, kami di Pemkot melibatkan banyak pihak selain dokter medis, juga psikolog dan lembaga P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak). Intinya sekali lagi, Pemkot akan berusaha memberikan yang terbaik kepada Aisyah,†tegas Kirim.
Saat ini Aisyah masih menjalani karantina di Rumah Lawan Covid-19 di kelurahan Ciater, Kecamatan Serpong Kota Tangerang Selatan. Red/Ben
Baca JugaGus Lilur Sebut Nusron Menangis Sambil Minta Bantuan Perlindungan