Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Walikota Bandung Meminta Agar Umat Mentaati Arahan MUI 

S Samsuddin 27 Apr 2020 0 komentar
Walikota Bandung Meminta Agar Umat Mentaati Arahan MUI 
PUTRAINDONEWS.COM

BANDUNG - JABAR | Wali Kota Bandung, Oded M. Danial menyayangkan masih ada sejumlah masjid yang menggelar salat berjemaah termasuk Salat Tarawih pada Ramadan 1441 Hijriah ini. Padahal, Majelis Ulama Indonesia telah memberikan arahan tentang kegiatan ibadah Ramadan saat pandemi Covid-19.

"Gugus Tugas menemukan ada beberapa yang masih mengadakan beribadah berjemaah di masjid. Saya harap agar mentaati dan mengikuti arahan dari MUI. Artinya tidak dulu menggelar salat berjemaah selama wabah Covid-19," pinta Oded di Pendopo Kota Bandung, Senin (27/4/2020).

Baca JugaHeboh! Warna Air Kolam Gunung Sindur Tiba-Tiba Berubah Jadi Merah

Oded pun menyayangkan tingkat kedisiplinan warga terhadap PSBB belum tinggi. Hal itu terbukti masih banyaknya pelanggaran-pelanggaran aturan PSBB.

"Pada hari keenam ini saya melihat masih banyak pengendara roda dua berboncengan dan tidak memakai atribut kesehatan yang dianjurkan Pemerintah seperti masker, sarung tangan, dan jaket," ungkap Oded.

Baca JugaKapolri Dorong Polwan Kompetitif di Ajang IAWP yang Diikuti 43 Negara

"Untuk kendaraan roda empat juga masih ada yang tidak menerapkan aturan jumlah penumpang sesuai Perwal yaitu 50 persen kapasitas kendaraan. Jadi saya ingin sampaikan mari tingkatkan disiplin dalam mensikapi corona ini," lanjutnya.

Menurut Oded, di sejumlah titik juga masih terdapat keramaian atau kerumunan. Terutama saat mendekati waktu berbuka puasa. Masyarakat ramai mencari takjil dan berbuka puasa, bahkan beberapa komunitas juga membagi-bagikan takjil kepada masyarakat.

Baca JugaDukcapil Kota Blitar Rebranding Dari Pelayanan Adminduk Menjadi Garda Depan Perlindungan Sosial

"Titik-titik kerumunan masih ada. Saya sudah instruksikan kepada Gugus Tugas agar kerumunan dibubarkan. Petugas harus tegas membubarkan mereka," katanya.

Menutut Oded, Pemkot Bandung telah menggelar evaluasi pelaksanaan PSBB Bandung Raya bersama Pemerintah Kota/Kabupaten lainnya dengan Rapat Koordinasi Virtual yang dihadiri Forkopimda. Salah satunyang menjadi perhatian bersama yaitu kendaraan yang masuk atau keluar dari Kota Bandung.

Baca JugaPresiden Prabowo Teriak Free Palestine di Resepsi Pondok Gontor

"Kemarin sudah ada kesepakatan secara teknis di lapangan dilanjutkan oleh tim dari Dishub dan Kasatlantasnya masing-masing untuk ditindaklanjuti. Kata kuncinya bagaimana meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa saat ini sedang PSBB," ucapnya.

Dalam pelaksanaannya, Oded menilai koordinasi dengan Forkopimda dan soliditas dengan pengusaha, termasuk tokoh masyarakat, ulama dan kewilayahan cukup bagus.

Baca JugaWacana ‘Black September’ Kembali Ramai di Publik

"Saya terus mengupayakan sebuah kordinasi, komunikasi dengan mereka, karena ini bukan urusan Pemerintah semata ini urusan kita bersama. Saya yakin optimis warga senang bergotong royong mudah-mudahan wabah ini cepat diselesaikan," katanya.

Oded pun mengimbau masyarakat agar mengikuti anjuran Pemerintah mulai dari social dan physical distancing, memakai atribut kesehatan, jika tidak ada kepentingan lebih baik di rumah atau beraktivitas di rumah. (Red.Agg/Iwnaruna)

Baca JugaPemilik UMKM Mengaku Dipalak Sejuta per Hari di Jogja

Bagikan berita:

Berita Terkait