Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Walikota Tangerang Selatan Resmikan Rumah Lawan COVID-19

S Samsuddin 28 Apr 2020 0 komentar
Walikota Tangerang Selatan Resmikan Rumah Lawan COVID-19

PUTRAINDONEWS.COM

TANGERANG - SELATAN | Walikota Tangerang Selatan Hj. Airin Rachmi Diany, SH.,MH.,M.Kn resmikan Rumah Lawan COVID-19 yang bertempat di Kawasan Pertanian Terpadu, Ciater Serpong Tangerang Selatan pada, Selasa 14/4/20 pekan kemarin.

Walikota Airin Rachmi Diany menjelaskan, rumah lawan COVID-19 ini diperuntukan bagi pasien Orang Dalam Pengawasan ( ODP - red ) dengan Rapidtest positif dan Pasien Dalam Pengawasan ( PDP -red ) Ringan yakni tanpa gejala.

Baca JugaHeboh! Warna Air Kolam Gunung Sindur Tiba-Tiba Berubah Jadi Merah

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat tangerang selatan, para CSR dan semua pihak yang telah peduli serta memberikan bantuan kepada pemerintah dalam upayanya memutus mata rantai penyebaran COVID-19 ini," Ujar Airin.

Menurutnya, solidaritas dan bantuan serta kepedulian seluruh sektor merupakan kunci dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19 ini.

Baca JugaKapolri Dorong Polwan Kompetitif di Ajang IAWP yang Diikuti 43 Negara

Airin juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak menjauhi dan berpikir negatif apabila ada seseorang di sekitarnya yang tergolong menjadi ODP ataupun PDP. Dengan mata yang sudah berkaca-kaca Walikota Airin tampak sangat terharu pada saat menyampaikan hal tersebut, dan tak lama airmatanyapun tumpah saat dirinya mengingat ada warganya yang tersudutkan akibat memiliki gejala serupa COVID-19.

"Tak perlu saya sebutkan wilayahnya, ada seorang warga yang yang berpengaruh dalam wilayah tersebut yang mengalami gejala.

Baca JugaDukcapil Kota Blitar Rebranding Dari Pelayanan Adminduk Menjadi Garda Depan Perlindungan Sosial

Tiba-tiba anaknya kontak saya dan menceritakan bahwa keluarganya dijauhi oleh tetangganya," ucap Airin yang menahan tangis karena haru.

Menurutnya, hal itu tak perlu dilakukan. Sebab untuk melawan virus yang tak terlihat ini, kita harus bersama-sama. Dalam suasana haru tersebut, Airin berharap agar wabah COVID-19 ini cepat berlalu. Terlebih, dalam waktu dekat ini, bulan suci Ramadhan dan Hari raya Idul Fitri pun akan segera tiba.

Baca JugaPresiden Prabowo Teriak Free Palestine di Resepsi Pondok Gontor

"Kita bersama-sama berikhtiar, dan tentu berdoa agar COVID-19 ini cepat berlalu. Terlebih sebentar lagi bulan puasa. Kita rindu kebersamaan dengan keluarga, semoga COVID-19 ini cepat berlalu," ucap Airin dengan harunya.

Terpisah, Kepala Unit PMI Kota Tangsel, Suhara, menjelaskan, rumah ini merupakan rumah lawan COVID-19, dibuat senyaman mungkin oleh Pemkot Tangsel. "Wabah ini ada di Tangsel sejak pertengahan Maret, untuk Itu Kita bergerak bersama untuk lawan COVID, dengan mengkarantina orang yang sakit dari orang yang sehat,"ungkapnya.

Baca JugaWacana ‘Black September’ Kembali Ramai di Publik

Rumah lawan COVID ini dilengkapi 148 tempat tidur yang terdiri dari Pria 85 bed dan Wanita Sebanyak 63 bed.

Dimana 85 bed untuk laki-laki ini terdiri Dari ODP berjumlah 73 bed dan PDP Sebanyak 12 bed. Sedangkan wanita untuk ODP Sebanyak 50 bed dan PDP sebanyak13 bed.

Baca JugaPemilik UMKM Mengaku Dipalak Sejuta per Hari di Jogja

Lebih lanjut Suhara menuturkan bahwa rumah lawan COVID ini memiliki fasilitas yakni tempat tidur masing-masing pasien dan Bagi yang membawa anak Ada extra bed.

Adaoun toilet dan kamar mandinya shower sebanyak 24 kamar mandi, juga dilengkapi TV disetiap kamarnya, serta fasilitas Wi-Fi dan dispenser didepan setiap kamar, apa pula mesin cuci serta tempat jemur serta setrika dan lainya.

Baca JugaPrabowo Terpukau dengan Lebah Begantong di HUT PAN

Suhara sebagai penanggungjawab sekaligus koordinator rumah lawan COVID juga mengatakan bahwa setiap hari akan ada lagu-lagu atau music phsycotherapy, medical room yang dilengkapi dengan alat-alat medis. Dimana petugas setiap shiftnya terdiri Dari Dokter umum, Perawat, petugas makanan, OB,relawan dan Supir ambulance.

"Bahkan Kita pun menyiapkan konsultasi psikologi, senam pagi atau OR, Rapidtest sebelum pulang, dan bagi pasien yang mengalami perburukan gejala akan dirujuk, sehingga Mobil ambulance selalu standby," jelasnya.

Baca JugaJejak Nihil Rombongan Jurnalis di Selat Sunda, Waketum IMO-Indonesia Soroti Kinerja Andra Soni hingga Pigai

Bahwasanya tempat ini tidak membuka pendaftaran, namun pasien berasal dari Puskesmas yang ada di Tangsel. "Jadi jika ada pasien rujukan dari Puskesmas ditempatkan disini.

Suhara pun mengingatkan Jangan mengucilkan mereka, Karena mereka bagian dari kita yang harus Kita lindungi bersama (ADV)

Baca JugaRUU Kamla Dinilai Tak Punya Ruang, Soleman Ponto: Jangan Ulangi Perdebatan Dua Dekade

Bagikan berita:

Berita Terkait