Putraindonews.com, Jakarta - Debit Bendung Katulampa mulai meninggi kala hujan mengguyur wilayah Bogor, Jawa Barat. Masyarakat di sepanjang aliran Sungai Ciliwung diminta meningkatkan kewaspadaan.
Pelaksana Bendung Katulampa Andi Sudirman di Kota Bogor, Jumat, menyampaikan bahwa Tinggi Muka Air (TMA) mencapai 90 centimeter pada pukul 15.25 WIB dengan debit limpasan 113.417 liter per detik disertai kondisi cuaca gerimis halus.
Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat“Peningkatan debit ini terjadi karena hujan berlangsung cukup lama di kawasan hulu Bogor,” kata Andi dikansir dari Antara, Jumat (5/12).
Status bendung pada waktu tersebut berada di Level Siaga 3. Kondisi debit yang meningkat menjadi indikator perlunya kewaspadaan lebih lanjut.
Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya TriliunanPada pemantauan berikutnya pukul 17.00 WIB, TMA tercatat turun menjadi 70 centimeter dengan debit 68.094 liter per detik. Cuaca masih gerimis dan status berubah menjadi Siaga 4 atau normal.
Data intake saluran induk Katulampa menunjukkan kondisi stabil dengan TMA 30 centimeter dan debit 2.248 liter per detik pada dua waktu pemantauan tersebut.
Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan KarhutlaHujan yang melanda Bogor sejak siang juga mengakibatkan banjir di sejumlah titik wilayah Kabupaten Bogor. Genangan dilaporkan terjadi di Jalan Edison, Desa Cilebut Barat.
Banjir juga muncul di kawasan Desa Pasir Jambu, Kecamatan Sukaraja, seiring curah hujan yang terus tinggi hingga petang hari.
Baca JugaMNC Bank Angkat Bicara Soal Nasabah Susah Tarik UangPetugas mengimbau masyarakat di bantaran Sungai Ciliwung agar tetap siaga terhadap potensi peningkatan debit air, terutama jika hujan kembali turun dengan intensitas sedang hingga tinggi. Red/HS